Kelompok D -Selesai-
BAB I
PENDAHULUAN
Mempelajari dan memahami teknologi tidak akan ada habisnya. Ketika telah mampu menguasai salah satu hasil teknologi, kita akan dihadapkan lagi dengan hasil teknologi lain.
Dari tinjauan historis, manusia mulai mampu berkomunikasi dengan manusia lainnnya dengan sebuah sistem bahasa yang baku menurut perkiraan berlangsung sekitar 50 juta tahun yang lalu. Kemudian kemampuan komunikasi lisan dengan sebuah sistem bahasa memasuki lompatan generasi kedua dimana manusia mulai memiliki kecakapan komunikasi melalui tulisan ( Hafied Cangara, 1998:4-5 )
Mediamorfosis atau perkembangan komunikasi manusia terus berjalan dan mengalami perubahan. Di era ini kita mengenal komunikasi interaktif. Dilihat dari pengertian “mediamorfosis” yaitu, transformasi media dimana ketika bentuk-bentuk media komunikasi yang lebih baru muncul, bentuk-bentuk media yang terdahulu tidak mati, tetapi terus berkembang dan berdaptasi. Maka kita sendiri bisa merasakan bagaimana mediamorfosis sudah erat dengan kehidupan kita.
Sesuai dengan tema yang diberikan kepada kelompok kami, “ Sejarah Komunikasi Interaktif ”, yaitu fase besar keempat dalam mediamorfosis. Perubahan teknologi komunikasi yang demikian cepat membuat manusia dihadapkan pada kesiapan mental dalam menghadapinya. Tuntutan zaman mengajak kita untuk terus mampu bertahan dan beradaptasi terhadap segala jenis perubahan.
Perkembangan komunikasi manusia dimulai lebih seratus tahun yang lalu. Yang dimulai dari komunikasi bahasa lisan kemudian komunikasi bahasa tulisan yang merupakan wujud dari upaya manusia untuk melestarikan pengetahuan dan mengatasi keterbatasan-keterbatasan komunikasi lisan. Kemudian, era telekomunikasi dan terakhir era komunikasi interaktif.
Sejak penggunaan telegraf listrik transformasi dan ekspansi besar komunikasi manusia menemukan sebuah perkembangan mutakhir. Saat ini , komunikasi manusia tergantikan dengan penggunaan medium yang lebih maju. Penggunaan komputer, internet, teknologi telepon, serta seluler satelit yang memungkinkan manusia berkomunikasi dengan lebih mudah. Percakapan antara manusia tidak lagi harus bertatap muka.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Konteks kultural Mediamorfosis Ketiga
Kelahiran sebuah media komunikasi yang interaktif tidak dapat terlepas dari apa yang telah terjadi selama ini di dalam masyarakat. Berbagai macam alasan mengenai fenomena dalam masyarakat dapat memicu perkembangan teknologi – teknologi media baru di bidang komunikasi. Fenomena yang terjadi tidak terlepas dari masalah sosial, politik, dan ekonomi. Pendekatan sosial yang lebih menekankan untuk memahami dan menjelaskan tentang bentuk – bentuk komunikasi yang sudah terpolakan, pendekatan politik yang dimulai dari kebebasan pers, dan pendekatan ekonomi yang memunculkan persaingan – persaingan pasar dalam mengembangkan teknologi dan media komunikasi interaktif yang sudah ada. Marilah kini kita menelaah sebagian dari konteks kultural dari konvergensi ini, dalam upaya untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam pengembangan komunikasi dan teknologi media baru, serta dalam mengubah media komunikasi yang sudah mapan.
· Kekuatan – kekuatan Sosial
Kebutuhan masyarakat akan hiburan menjadi pertimbangan penting dalam pemunculan media baru komunikasi yang mengarah pada teknologi. Misalnya saja negara Amerika Serikat, setelah perang dunia yang menyita waktu dan ketenangan warga, pemerintah AS berupaya menyediakan suatu teknologi yang akan menyembuhkan depresi warga, ditambah lagi AS tengah membangun kembali kultur warganya kala itu. Masyarakat dapat membeli rumah, perabot rumah tangga, dan memiliki anak – anak. Suatu media dimunculkan sebagai penghibur, guru, pengasuh ,dan teman di tengah masyarakat yang berusaha bangkit kembali dan memulai hidup baru. Generasi media sebagai faktor sosial itu terdiri dari sejumlah teknologi komunikasai seperti radio dan televisi.
Generasi Awal komunikasi Sosial
Illustration 1: cakram metal cikal bakal penemuan tv di temukan seorang mahasiswa di berlin tahun 1883
Televisi muncul sebagai media penting dalam menghibur masyarakat. Keberadaannya menjadi sesuatu yang sangat penting jika dibandingkan dengan teknologi komunikasi sebelumnya yakni radio. Hal ini dikarenakan kemampuan tv dalam visualisasi. Sepanjang tahun 1950-an, jaringan televisi nasional dan sponsor program bersama – sama menyaring dan memilih isi untuk menarik penonton yang sebesar mungkin serta untuk menyajikan apa yang mereka gambarkan. Dengan adanya televisi di generasi pertama, pemerintah berharap agar masyarakat merasa terhibur dan percaya bahwa segalanya berjalan baik, meskipun terdapat ancaman perang nuklir dan komunisme.
Keinginan awal untuk menstabilkan emosi dan pikiran masyarakat menjadi pondasi awal kemunculan media komunikasi tv. Kebutuhan akan teknologi dan media yang lebih kompleks dari radio, yang hanya mampu menyampaikan informasi secara audio, semakin berkembang. Program televisi semakin beragam, semua disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Sejak awal 1960-an, media komunikasi lain bermunculan. Komunikasi lebih dimudahkan lagi dengan munculnya komputer dan jaringan – jaringan komunikasi global. Komputer dengan jaringan yang menghubungkan komunitas maya menjadi generasi baru yang mobil dan interaktif.
Kebutuhan masyarakat yang kian kompleks menjadi titik awal munculnya media penunjang lain. Masih dalam konteks kebutuhan dalam hiburan, masyarakat membutuhkan media yang memudahkan mereka dalam bekerja, sehingga waktu mereka dapat berguna bagi teknologi yang lain. Dan komputerlah yang menjadi penunjang semua itu.
Kemunculan berbagai macam media komunikasi interaktif juga dapat menyebabkan keterikatan masyarakat akan waktu. Mereka berupaya mengkonsumsi semua media yang ada. Bahkan masyarakat memulainya dengan mengkonsumsi berbagai media sekaligus, misalnya saja orang mengerjakan pekerjaan kantornya dengan komputer, sekaligus menghidupkan tv atau radio.
· Kekuatan- Kekuatan Politik
Dari segi politik sendiri, kemunculan komunikasi interaktif dimulai ketika adanya jaminan bagi kebebasan berbicara dan pers. Koran dan majalah menjadi sarana penyambung lidah antara pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, pemerintah mengatur sarana media cetak sebagai pengetahuan politik. Pengendalian pemerintah ini dimulai ketika diberlakukannya undang – undang mengenai pers.
Pada masa kepemimpinan Soeharto, di Indonesia sendiri sudah diatur bagaimana media cetak dapat menyampaikan informasi politik pada warga. Meskipun pada masa itu kebebasan pers belum sepenuhnya, artinya kendali informasi yang disajikan masih di bawah kontrol pemerintah. Namun, sudah terlihat bahwa komunikasi media cetak menjadi sarana komunikasi interaktif yang cukup menjadi pilihan dalam masyarakat untuk menyerap informsi perkembangan politik.
Media Penyiaran Elektronik
Televisi dan radio merupakan bagian dari penyiaran elektronik. Perkembangan media ini juga disebabkan akan kebutuhan politik. Pada tahun 1912, pemerintah AS memberikan izin kepada pemancar – pemancar, hal ini dilakukan karena adanya gangguan dari radio swasta terhadap komunikasi militer dari kapal ke darat. Sejak itu, keterbatasan gelombang telah dipakai sebagai pembenaran untuk mengatur frekwensi pemancar radio.
Pada tahun 1934, UU komunikasi komperhensif telah menciptakan Federal Communication Commission dan meletakkan tanggung jawab berbagai badan pengaturan pemerintah ke dalam kekuasaannya. UU ini juga menetapkan radio dan televisi sebagai medium komunikasi nasional.
Selain Radio dan tv, media elektronik lain yang berkembang adalah telepon. Dimulai ketika Alexandre Graham Bell menemukan telepon pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Telepon telah menghubungkan seluruh benua dan menjadi sebuah kekuatan komersial dan politis yang besar hingga perkembangnnya saat ini.
· Kekuatan – kekuatan Ekonomi
Kekuatan ekonomi menjadi alasan yang kuat atas kemunculan media – media baru komunikasi interaktif. Dimulai dari persaingan – persaingan pasar dalam membentuk sistem kompleks komunikasi yang ada, guna memperebutkan waktu, perhatian dan dukungan bila mereka ingin tetap eksis dan memperoleh keberhasilan finansial. Meskipun bentuk – bentuk media komunikasi yang sudah ada tetap dipertahankan, namun pasar akan tetap berupaya merevolusikan fungsi – fungsi media tersebut.
Dalam perkembangan media komunikasi, pasar adalah para penerima keuntungan ekonomi yang terbesar. Media – media komunikasi didukung dengan berbagai iklan finansial di dalamnya. Media elektronik didukung dengan program – program yang semakin baik. Program yang baik itu didukung lagi dengan Komersial yang menjadi kebutuhan masyarakat. Para pembuat iklan berlomba – lomba mencari keuntungan dengan menerbitkan iklan mereka di berbagai media komunikasi. Pasar media sendiri pun bersaing dalam memperebutkan sponsor, sementara masyarakat semakin membutuhkan media komunikasi beserta kepentingan akan program – program di dalamnya. Keterkaitan akan semua itu yang membuat media komunikasi baik cetak maupun elektronik semakin berkembang lagi.
Selain dari tinjauan di atas, persaingan dalam memperebutkan peminat dan pengiklan di antara media – media tersebut menjadi pasar yang empuk dalam perkembangan media komunikasi kita selanjutnya. Kemampuan medium dalam menarik iklan merupakan strategi yang paling penting dalam mendukung keberlangsungan hidup media tersebut. Karena bagi radio, tv dan media cetak, iklan adalah satu – satunya sumber finansial yang paling besar. Keadaan ini menjadi sebuah persaingan tersendiri bagi media – media tersebut, hingga perkembangannya terus terjadi dalam rona persaingan hingga sat ini. Namun hal itu menjadi sebuah dampak yang baik bagi kemajuan teknologi dan pengetahuan.
Media – Media Baru
Dalam pasar persaingan, muncul produk – produk baru di dunia teknologi. Hal ini jelas mengancam pendapatan pasar media yang sudah ada sebelumnya. Masyarakat dan perusahaan iklan biasanya lebih bersedia meningkatkan jumlah total waktu dan uang yang mereka habiskan untuk media massa setiap muncul media baru.
Faktor lain yang memungkinkan adalah ketika percepatan pertumbuhan perekonomian, sehingga masyarakat bersedia dalam periode itu untuk membelanjakan uang guna mendapatkan produk – produk dan barang – barang dengan layanan baru. Dan untuk memperoleh animo dari publik, media baru harus mampu merebut sebagian besar dukungan itu dari bentuk – bentuk media yang sudah ada.
2. Sejarah Komunikasi Interaktif
Komunikasi sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa dipungkiri. Karena, bagaimanapun juga komunikasi merupakan hal yang mendasari setiap aktivitas manusia, oleh sebab itu manusia tentu tidak dapat lepas dari proses komunikasi. Berdasarkan teori dasar biologi, manusia ingin mampu berkomunikasi karena adanya dua kebutuhan, yakni kebutuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan kebutuhan akan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Lalu timbul pertanyaan, kapan manusia mampu berkomunikasi dengan manusia lainnya? Dapat diperkirakan, walaupun belum ada data otentik yang dapat menerangkan tentang hal itu, bahwa kemampuan manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain secara lisan adalah peristiwa yang berlangsung secara mendadak.
Menurut Everett M. Rogers (1980), peristiwa inilah yang dinilai sebagai generasi pertama kecakapan manusia dalam berkomunikasi sebelum mampu mengutarakan pikirannya secara tertulis. Kecakapan manusia berkomunikasi secara lisan menurut perkiraan berlangsung sekitar lima puluh juta tahun yang lalu, kemudian memasuki generasi kedua dimana manusia mulai memiliki kemampuan berkomunikasi melalui tulisan.
Tahapan perjalanan komunikasi manusia mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, karena satu-satunya hal yang tidak pernah berubah dalam teknologi dan industri komunikasi adalah perubahan dan perkembangan dari teknologii komunikasi tersebut.
Roger kemudian meneliti pada teknologi-teknologi informasi yang baru muncul dan pengaruh potensialnya terhadap Koran, yang kemudian disadari Roger bahwa cakupan mediamorfosis lebih besar lagi. Mediamorfosis diartikan Roger Fidler sebagai transformasi media komunikasi, yang biasanya muncul sebagai akibat dari interplay (hubungan timbal balik) yang rumit antara berbagai kebutuhan yang dirasakan, tekanan persaingan politik, serta berbagai inovasi sosial dan teknologi.
Mediamorfosis, masih menurut Roger, dibagi ke dalam tiga tahapan proses, yaitu :
1) Komunikasi / bahasa lisan dan mediamorfosis besar pertama.
2) Komunikasi / bahasa tulisan dan mediamorfosis besar kedua.
3) Komunikasi / bahasa digital dan mediamorfosis besar ketiga.
Namun ada pula yang membaginya menjadi empat bagian, yakni dengan membagi lagi tahap ketiga menjadi dua bagian yaitu era telekomunikasi dan era komunikasi interaktif.
Pada masa awal kehadirannya, komunikasi interaktif disebut sebagai phonetic stage. Tahap ini ditandai dengan semakin sempurnanya alat bantu yang dipakai manusia dalam berkomunikasi. Karena, pada tahap inilah manusia dapat menyusun abjad huruf seperti apa yang kita kenal saat ini. Abjad yang tersusun secara teratur saat ini berasal dari tulisan yang tidak berabjad secara teratur, yang diketemukan di situs Pulau Kreta, pusat kebudayaan Minea Kuno. Seorang sarjana arkeologi Inggris, Sir Arthur Evons, menemukan peninggalan tulisan berbentuk baris dari tahun 1770 – 1550 SM. Tulisan tadi dibagi dalam bentuk A dan B. Dari bentuk Alpha dan Betha tadi maka seiring dengan kemajuan peradaban dan kebudayaan manusia muncullah apa yang kita kenal dengan istilah “Alphabet”, yaitu susunan simbol / tanda yang menggambarkan unsur – unsur suara pribadi seorang manusia. Penggunaan abjad ini disempurnakan lagi pada masa kejayaan Yunani.
Disamping penemuan alphabet, pada tahap ini manusia juga telah menemukan media sebagai cikal bakal media massa dalam proses komunikasi manusia. Media itu bernama Acta Diurna, yang diperkenalkan oleh Julius Caesar pada 100 – 44 SM. Acta Diurna bentuknya adalah berupa papan tempel yang di dalamnya ditempelkan informasi – informasi aktual yang perlu diketahui oleh masyarakat. Acta Diurna ditempatkan di Forum Romanum (alun – alun kota Roma) dengan maksud agar informasi tadi dapat dibaca oleh seluruh penduduk Roma. Media Acta Diurna, yang artinya catatan harian, dianggap sebagai cikal bakal surat kabar modern. Disebutkan bahwa unsur – unsur yang ada pada Acta Diurna sama seperti unsur – unsur yang terdapat pada surat kabar modern.
Perkembangan Teknologi Komunikasi Massa Transisi (1100 – 1750)
Masa ini adalah adalah masa antara runtuhnya kekaisaran Romawi hingga ditemukannya mesin uap pada tahun 1750 (revolusi industri). Pada masa tersebut Eropa dikuasai bangsa Barbar, sehingga tidak ada catatan tentang perkembangan teknologi komunikasi. Hanya saja, di Cina pada tahun 1190 telah ditemukan tulisan – tulisan dalam bentuk buku, misalnya kaligrafi tujuh puisi yang ditulis dalam buku (1190). Setelah mengalami kemandegan akibat dijajah maka pada abad ke 14 muncul beberapa pabrik kertas di Eropa yang mengacu pada teknologi yang dimiliki bangsa Cina. Kemunculan pabrik kertas disertai pula dengan kehadiran suat kabar yang ditulis dengan tulisan tangan, seperti Strange News di Inggris, Gazetta di Itali, dan Nova di Perancis.
Pada tahun 1440, seorang kebangsaan Jerman yang bernama Johannes Gutenberg menemukan mesin cetak yang menjadi tonggak berlakunya komunikasi menggunakan simbol – simbol tercetak. Pada tahun 1452 Gutenberg telah menggunakan plat metal untuk sistem mesin cetaknya yang terdiri dari 42 baris.
Perkembangan Teknologi Komunikasi Massa Pasca Revolusi Industri (1750 – 1900)
Pada masa ini tonggak sejarah perkembangan teknologi komunikasi didahului dengan ditemukannya mesin uap oleh James Watt. Penggunaannya pada tahun 1785 dalam industri menimbulkan massifikasi produksi yang memaksa pencarian raw material secara ekspansi ke luar Eropa. Melalui ekspansi ke luar Eropa tersebut menimbulkan kesadaran akan teknologi yang mampu mengatasi jarak, ruang, dan waktu.
Kecakapan manusia berkomunikasi dengan alat cetak mencetak berlangsung sekitar 500 tahun, kemudian manusia terampil berkomunikasi melalui getaran – getaran elektronik. Keterampilan ini secara berturut – turut dimilai dengan penemuan fotografi di atas besi plat (1872), telegraf oleh Samuel Morse (1844), telegraf cetak oleh David Hughes (1955), Cable Trans Tlantik (1866), telepon oleh Alexander Graham Bell (1876), radio telegraf oleh Guglielmo Marconi (1895), kamera film oleh Auguste dan Lois Lumiere (1895), serta keberhasilan Amerika mendemonstrasikan pesawat tv hitam putih pada tahun 1927.
Lima puluh tahun sesudah Amerika berhasil mendemonstrasikan pesawat tv, kecakapan manusia berkomunikasi memasuki generasi keempat melalui teknologi komunikasi yang lebih canggih. Rogers menyebutnya sebagai generasi media interaktif. Dalam kurun waktu yang relatif singkat berbagai macam teknologi komunikasi berhasil ditemukan. Secara beturut – turut dapat dicatat komputer pertama ditemukan di Amerika Serikat dalam tahun 1942, menyusul mesin foto kopi Xerox oleh Chester Carson (1946), transisitor oleh Laboratorium Elektronik Bell (1947), dan televisi berwarna pada tahun 1951. Enam tahun kemudian Rusia berhasil meluncurkan satelit Sputnik ke luar angkasa (1957), disusul Amerika Serikat dengan satelit Telstar (1962). Penemuan video perekam (1968), fiber optic signal (1975), tv computer game (1976), faksimile dan cetak jarak jauh (1980), teleconference, telephoto, telephone, video – magazine, Komputer modern (1985), dan terakhir telepon seluler dan jaringan internet (1990). Begitu cepatnya kemajuan teknologi komunikasi berlangsung dari waktu ke waktu, telah memberi pengaruh terhadap cara – cara manusia berkomunikasi.
Perkembangan Teknologi Komunikasi Zaman Modern (1940 – Sekarang)
Zaman modern merupakan jaman ketika berkomunikasi sudah mulai menyatukan manusia di berbagai belahan dunia tanpa terhalangi oleh jarak, ruang, dan waktu. Era ini mulai muncul ketika tahun 1942 ditemukan computer mainframe pertama di Philadelphia, Amerika Serikat yang disebut sebagi ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator).
Saat ini komunikasi manusia tergantikan dengan penggunaan medium yang lebih maju. Penggunaan internet, computer, telepon seluler, serta satelit memungkinkan manusia berkomunikasi dengan lebih mudah. Masa komunikasi interaktif juga ditandai dengan penetrasi teknologi digital ke dalam media komunikasi, sehingga menurut Roger Fidler inilah yang disebut komunikasi digital. Komunikasi digital diartikan sebagai sebuah bahasa yang menggunakan angka – angka untuk mengkodekan dan memproses informasi, yang dikembangkan untuk memudahkan komunikasi antara mesin dengan komponennya. Komunikasi telah memperpendek jarak, menghemat biaya, serta menembus ruang dan waktu. Komunikasi berusaha menjembatani antara pikiran, perasaan, dan kebutuhan seseorang dengan dunia luarnya.
Penggunaan listrik menjadi satu titik tolak perubahan / transformasi media, dan mendorong terjadinya evolusi dan perluasan komunikasi manusia hingga mengalami peningkatan yang amat cepat. Kemunculan listriklah yang sebenarnya memiliki pengaruh paling awal dan paling langsung terhadap domain media interpersonal.
3. Media-Media Komunikasi Interaktif
3.1 TELETEXT
Teletext boleh disebut sebagai cikal bakal kebutuhan orang pada informasi yang lebih luas di TV. Pada Teletext kita bisa mendapatkan informasi yang disediakan oleh stasiun TV, dari daftar acara TV hingga jadwal penerbangan. Teletext kini menjadi kuno dan kurang memenuhi kebutuhan informasi yang semakin luas saja setelah layanan internet melalui PC tergelar di seluruh dunia.
Apalagi juga kini sudah tersedia layanan Pay TV yang lebih interaktif seperti yang ditawarkan oleh TV satelit atau TV multikanal yang ditransmisikan lewat jaringan kabel atau pemancar gelombang mikro. WebTV memang tidak bisa disebut telah menjadikan pesawat TV lebih interaktif, tetapi hanya memfungsikan pesawat TV menjadi monitor bagi set-top box yang menjadi alat untuk mengakses internet. Akhir 1996 lalu WebTV telah menghapus anggapan itu. Akses ke jaringan informasi global telah menjadi semudah mengoperasikan VCR.
Teleteks adalah suatu sistem distribusi informasi tulisan (teks) dari stasiun pemancar TV ke pemirsa. Informasi itu dipancarkan bersama informasi TV (gambar dan suara) melalui channel atau saluran yang sama, baik dengan menggunakan modulasi analog maupun digital. Bentuk yang dihasilkan teleteks hampir sama dengan teleks atau telecopier facsimile. Kedua teknologi tersebut menyampaikan tulisan dalam waktu singkat dari satu tempat ke tempat lain. Bedanya, teletext tidak khusus mengirim ke alamat tertentu, tetapi ke semua pemirsa TV yang pesawatnya memiliki fasilitas teletext.
3.2 Satelit Komunikasi
Di era yang serba global ini, satelit telekomunikasi menjadi sarana paling efektif di bidang biaya dalam menghubungkan satu manusia dengan manusia lain di seantero dunia. Teknologi ini paling bisa diandalkan untuk daerah yang belum dijangkau oleh jaringan telekomunikasi seperti fixed telepon ataupun seluler. Teknologi ini pulalah yang semestinya bisa diharapkan oleh rakyat Indonesia, khususnya di daerah pedesaan.
Di Indonesia, satelit komunikasi yang kita kenal masih terbatas. Padahal di Eropa, satelit komunikasi sudah menjadi kebutuhan vital. Ini disebabkan jumlah perusahaan pengembang satelit komunikasi di Indonesia masih sedikit, bisa dihitung dengan jari. Sedangkan di Eropa, pengembang satelit sudah marak sejak lama.
Salah satu pengembang satelit komunikasi yang memimpin adalah Alcatel Space yang bermarkas di Cannes, Prancis. Bukan di Eropa saja, namun juga wilayah Amerika dan Asia Pasifik sudah mempercayakan pada satelit buatan Alcatel Space.
Pada awal tahun 1993, Satelindo adalah perusahaan swasta yang pertama terjun pada bisnis layanan satelit dengan meluncurkan Satelit Palapa C1. Satelit Palapa C1 dan lalu C2 bakal berumur hingga 14 tahun. Satelit-satelit ini telah digunakan secara luas oleh beberapa negara di ASEAN. Dengan satelit ini Indovision kelak akan menyelenggarakan layanan yang bisa disebut layanan interaktif, Karena akan tersedia antara lain layanan teleconference, Video on Demand (VoD), home shopping, home banking dan komunikasi data (internet), sehingga Indonesia boleh disebut sekarang telah memasuki era industri multimedia. Sementara di belahan lain dari bumi ini, Microsoft dengan beberapa perusahaan juga telah merambah pada industri satelit layanan komunikasi yang lain, seperti internet, video conference atau video on demand. Proyeknya yang terkenal sekarang ini adalah CyberStar atau “Internet di Angkasa”.
Satelit komunikasi adalah sebuah satelit yang ditempatkan diangkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Satelit komunikasi modern menggunakan orbit geosynchron, orbit Molniya atau orbit Bumi rendah. Untuk pelayanan tetap, satelit komunikasi menyediakan sebuah teknologi tambahan, kabel komunikasi kapal optic fiber. Untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang, dimana aplikasi teknologi lain, seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin.
Satelit komunikasi telah digunakan selama beberapa waktu secara cukup luas di Indonesia. Kelemahan umum komunikasi melalui satelit adalah biaya stasiun-buminya yang relatif mahal. Hal ini telah menghambat penggunaan komunikasi satelit dalam bentuk konvensionalnya sebagai jaringan akses dengan biaya terjangkau dan yang terbentang luas. Tersedianya terminal-terminal VSAT murah dalam dasawarsa yang lewat telah membantu dalam batas-batas tertentu dan telah memungkinkan pengguna dari segmen perusahaan dan pemerintah untuk memiliki jaringan melalui satelit guna hubungan data berkecepatan tinggi dan suara dengan biaya yang ekonomis.
Jaringan multimedia interaktif menggunakan satelit mempunyai beberapa kelebihan yaitu, jangkauan cakupannya yang luas baik nasional, regional maupun global. Kemudian, pembangunan infrastrukturnya relatif cepat untuk daerah yang luas dibanding teresterial juga sangat baik untuk daerah yang kepadatan penduduknya jarang dan belum mempunyai infrastuktur telekomunikasi. Selain itu komunikasi dapat dilakukan baik titik ke titik maupun dari satu titik ke banyak titik secara broadcasting, multicasting karena sinyal penerus dan sinyal untuk interaksi dapat dilakukan secara tidak simetri sehingga mampu mentransmisikan data dengan kecepatan yang tinggi
Ada beberapa kendala dari pada jaringan lewat satelit dengan alternatif pemecahannya yaitu biayanya dianggap sama untuk jarak yang jauh maupun dekat dan waktu transmisi yang relatif besar dibanding teresterial. Sistem satelit yang banyak dipakai pada saat ini adalah satelit yang non regenerative yaitu hanya melakukan fungsi merelay tanpa ada pemrosesan sinyal baik itu modulasi dan demodulasi. Penggunaan sistem satelit regenaratif akan menyebabkan harga dari satelit itu akan naik dikarenakan teknologi yang dipergunakan untuk aplikasi di ruang angkasa belum banyak dipakai untuk mencapai nilai ekonomisnya.
3.3 Perkembangan Telepon Seluler dari Tiga Generasi
Teknologi 3G
Pada saat ini ada dua cabang dari pengembangan 3G, yaitu dari sisi GSM (Global System for Mobile Communication)yang dipelopori oleh 3G Partnership Project dan CDMA (Code Division Multiple Access) yang dipelopori oleh 3G Partnership Project 2 (3GPP2). Kedua teknologi tidak kompatibel dan sesungguhnya saling berkompetisi.
Jaringan 3G tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Layanan 3G juga telah digembar-gemborkan namun pada kenyataannya, banyak ditemui kegagalan. Negara Jepang dan Korea Selatan adalah contoh dimana layanan 3G berhasil. Hal ini sangat mungkin disebabkan oleh faktor:
Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walaupun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.
Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld.
Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.
Ada beberapa pemahaman yang salah tentang 3G di dalam masyarakat umum antara lain adalah pemahaman bahwa layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator, hanya membeli sebuah handset 3G tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati, handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila pelanggan tidak menerima cakupan 3G, sehingga bila seseorang sedang bergerak dan menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G, maka layanan video call akan putus.
Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60 Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS (Personal Communication System).
Orang bisa bicara tatap muka realtime melalui “video call” dari ponsel berteknologi 3G. Dengan “video call” , kita tidak wajib untuk membekukan dan menyimpan dalam sistem dokumen ponsel karena komunikasi interaktif itu sendiri menjadi esensinya. Interaktifitas itu pulalah yang menjadi inti teknologi media digital lain seperti video konferensi dan internet.
3.4 Televisi Kabel Interaktif
Televisi kabel merupakan sebutan bagi program televisi yang mengadakan siaran melalui distribusi kabel dengan jaringan coexial dan fibre optik. Perusahaan tv kabel dan komunikasi menyediakan jaringan kabel fibre – optik untuk dapat menyediakan layanan interaktif yang lebih maju dalam bentuk program informasi, hiburan, komunikasi, data, atau multimedia. Pada sistem distribusi melalui kabel atau tv kabel, perusahaan harus menanam atau membentang bahkan memelihara kabel, dan suatu waktu nanti bahkan mengganti coaxial cable dengan fibre optik agar kapasitas saluran bertambah dan kualitas bertambah baik. Pada sistem distribusi dengan kabel, perusahaan harus menginvestasi untuk jaringannya paling tidak sebesar 60 juta US Dollar sebelum mulai mencari pelanggan.
Pada operator tv kabel di awal konvergerasi – konvergerasi telekomunikasi mencoba membuat jaringan tv kabel menjadi dua arah. Setelah 20 tahun menghubungkan komunitas – komunitas pedesaan yang hanya untuk menerima pancar ulang satu arah program – program siaran televisi, beberapa dari mereka menyadari bahwa sistem kabel memungkinkan sistem komunikasi dua arah. Satelit komunikasi dan siaran yang menyediakan pilihan dengan bayaran, yang dikembangkan khusus untuk menyalurkan melalui satelit dan kabel, misalnya home box office ( HBO ). Gagasan komunikasi dua arah ini dilakukan dengan memasang dua kabel pada rumah tangga pelanggan tv kabel, di mana satu kabel berfungsi sebagai pengirim dan yang lain menerima pancaran, serta sistem pemrosesan yang rumit difasilitasi pusat operator kabel.
Televisi kabel disiarkan dengan bantuan satelit yag didistribusikan melalui kabel. Di indonesia sendiri siaran tv kabel tidak cukup populer meskipun keberadaannya sangat interaktif. Percobaan tv kabel interaktif dimulai sekitar tahun 1970. Sistem pertama menggunakan Qube yang dikembangkan oleh perusahaan pertelevisian Warner Comunication dan amex cable. Meskipun layanan yang ditawarkan tidak cukup canggih, namun pemirsa dapat berinterasi langsung terhadap apa yang disajikan . Para pelanggan memilih film – film tontonan bayar, dan stasiun – stasiun itu melakukan penarikan jajak pendapat sederhana dan mengundang umpan balik.
Warner menghasilkan berbagai program yang dirancang untuk lebih memanfaatkan kemampuan dua arah Qube. Program – program olah raga seperti bola melibatkan penonton, penonton diajak untuk memberikan komentar – komentar serta mengikuti program kuis yang mereka adakan. Warner juga bereksperimen dengan bentuk demokrasi elektronik. Para penonton bisa memakai papan tombol mereka untuk mengomentari isu – isu pemerintahan dalam sidang balai kota yang disiarkan televisi, menetapkan orang – orang yang menurut pandangan mereka memenangkan perdebatan publik, dan memberikan suara mereka dalam pemilihan pura – pura. Hasilnya dengan cepat dihitung oleh sentral komputer sistem tersebut dan ditampilkan di layar televisi pelanggan.
Perusahaan tv kabel berikutnya ( Ceritos ) menciptakan televisi yang lebih interaktif. Pasar – pasar televisi kabel memanjakan pelanggan dengan belanja program. Artinya, setiap pelanggan tv kabel dapat memesan program yang mereka sukai, seperti film – film dan olahraga. Pemirsa dapat menikmati siaran televisi yang mereka minati di saat mereka inginkan. Tenggang waktu antara pemesanan dan kemunculan hanya tiga puluh menit. Selain itu tv kabel interaktif ini juga memingkinkan pelanggan memberi komentar terhadap apa yang disuguhkan.
Kepopuleran televisi kabel dilanjutkan oleh tv pay. Wilson Dizard seorang pakar komunikasi dari Amerika Serikat dalam bukunya Old Media New Media menyebut bahwa Pay Tv merupakan Cable Tv. Hal ini didasari oleh adanya penyebutan tv kabel terhadap penyiaran tv yang tidak biasa. Berbeda dengan tv kabel, pay tv lebih populer di Indonesia. Dua televisi berlangganan ( pay tv ) yang paling populer saat ini adalah Multivision dan indovision.
Jika tv kabel menggunakan distribusi kabel dari satelit, maka pay tv lebih menggunakan Wireless Cable ( WC ) dan Direct Broadcasting Satelit ( DBS ). Wireless muncul dengan digital compression yang mampu menyiarkan chanel yang lebih banyak. Sistem pay tv dengan wireless lebih murah dibanding dengan tv kabel , hal ini dikarenakan pembangunan wireless cable yang instant, sederhana dan tidak akan terganggu dari segi peletakkan . Meskipun beberapa ahli berpendapat bahwa tv kabel konvensional akan ditinggalkan untuk beralih ke wireless cable karena beberapa kelebihannya, namun pay tv yang saat ini berkembang merupakan penyempurnaan dari tv kabel berlangganan yang memungkinkan komunikasi interaktif.
3.5 PC DAN MICROCOMPUTER
Multimedia lebih akrab dipahami sebagai satu pencapaian teknologi pada personal computer (PC). Jika sebuah PC disebut multimedia, maka PC tersebut memiliki kemampuan menampilkan gambar bergerak dan suara, misalnya dari Video Compact Disc, Audio Compact Disc, serta dapat berkomunikasi antar komputer atau jaringan komputer melalui modem. Multimedia merupakan keterpaduan teknologi informasi (misalnya komputer) dengan teknologi komunikasi (misalnya jaringan kabel coaxial atau satelit).
Komputer pribadi atau PC adalah mikrokomputer yang tidak mahal. Pada awalnya PC didesain agar hanya dapat digunakan oleh satu orang pada satu waktu, dan juga kompatibel dengan PC IBM (IBM PC compatible). Nadi utama bagi mikrokomputer adalah Unit Pemroses Pusat mikroprosesor (microprocesor CPU). Mikroprosesor yang pertama adalah Intel4004 yang dikeluarkan pada 15 November 1971.
Komputer mikro muncul pertama kali sebesar dekstop pada tahun 1974, yang ditawarkan oleh Micro Instrumentation Telemetry System (MITS) yang didirikan oleh Ed Roberts tahun 1969.
Istilah komputer pribadi pertama kali digunakan di majalah New Scientist pada tahun 1964 dalam artikel berseri yang berjudul “The World in 1984″ (Dunia pada Tahun 1984). Dalam “The Banishment of Paper Work” (Hilangnya Pekerjaan Tulis-Menulis), Arthur L. Samuel dari Pusat Penelitian Watson (Watson Research Center) nya IBM menulis, “Meskipun mungkin saja kita dapat memperoleh pendidikan di rumah melalui PC orang tersebut sendiri, sifat asli manusia tetap tak akan berubah.”
Generasi pertama mikrokomputer mulai bermunculan pada tahun 70an. Namun begitu, ia tidak berkemampuan tinggi, dan kurang cakap dibandingkan dengan komputer bisnis (Business Computer) pada waktu itu, sehingga hanya digunakan oleh peminat komputer, atau hanya untuk permainan elektronik serta penggunaan bulletin board system.
Mikrokomputer menjadi alat perniagaan ketika program spreadsheet VisiCalc diluncurkan untuk mesin Apple II, dan kemudian untuk kelompok 8-bit Atari, Commodore PET, dan PC IBM yang menjadi program aplikasi terpopuler. Pada sekitar tahun 1980an, harga komputer pribadi yang rendah menjadi sebab utama kepopularannya untuk kegunaan di rumah serta bisnis. Pada tahun 1982, majalah Time memberikan “Komputer Pribadi” gelar “Man of the Year”.
Menjelang tahun 1990an, kemampuan Komputer pribadi meningkat secara drastis, sehingga hampir menyamai kemampuan komputer multi-user, seperti komputer kerangka utama. Kini komputer tahap tinggi (higher-end computer) lebih sering membedakan mereka dari komputer pribadi dari segi kestabilan serta kemampuan multitasking yang lebih baik, daripada hanya bergantung semata-mata pada kemampuan CPU.
PC dan perlengkapannya meliputi: printer (pencetak) ink jet, TV (tidak berkenaan), monitor CRT, modem kabel jalur lebar (broadband) untuk internet, scanner rata (flat bed). Menara tersebut sendiri (CPU, hard drive, dll). Keyboard dan mouse nya nirkabel.
3.6 APPLE MACINTOSH
Apple Inc, perusahaan raksasa komputer yang didirikan oleh duet Steve Jobs dan Steve Wozniak mampu bertahan di industri ini setelah melewati masa-masa suram persaingannya dengan Microsoft milik Bill Gates. Pada tahun 1976, ketika bekerja pada perusahaan komputer temannya memproduksi Video TeleType terminal (VTT), Wozniak mulai menggabungkan desain VTT dengan desain komputer yang sudah ia buat sebelumnya, terutama dengan menggantikan panel layar lampu kedip dengan layar video. Kemudian dia mencoba untuk memperlihatkan desain barunya itu kepada perusahaan Hewlett-Packard (HP), tapi Steve Jobs mengusulkan untuk memberi nama komputer pertamanya dengan sebutan Apple. Pada bulan Agustus 1976, Wozniak melihat sebuah pameran layar berwarna yang saat itu diseut Dazzler, dan saat itu Wozniak sangat terobsesi untuk menyempurnakan komputer Apple dengan menambahkan layar berwarna. Pada saat yang sama dia juga ingin menyederhanakan arsitektur memori komputer Apple menjadi lebih sederhana, namun tidak mengurangi performa dan hal ini menandai pertama kali dibuatnya processor yang memorinya dibagi (share) dengan memori video.
Komputer Apple yang pertama resmi di buat dan dirakit di garasi di rumah orang tua Steve Jobs. Salah satu faktor yang memperkuat eksistensi Apple adalah ketegasan dan konsistensi sikapnya pada produk yang dihasilkan. Kekuatan pencitraan Apple tidak hanya dibangun dari produk dan iklan, tapi melebihi itu. Ia juga dibangun oleh kekuatan sejarah yang mendekati mitos. Steve Jobs sangat hebat dalam urusan ini. Jobs sangat menginspirasi Apple dan penggunanya. Seperti kita semua tahu, Jobs mendirikan Apple pada usia yang masih sangat muda. Apple sangat sukses pada tahun-tahun awal. Kemunduran Apple dimulai ketika Wozniak keluar karena terjadinya perpecahan dalam tubuh pekerja Apple akibat gaya kepemimpinan Jobs. Jobs banyak menularkan gagasannya kepada Gates termasuk proyek ambisius inovasi komputer terbaru yang sedang dibuat Apple yakni Macintosh.
Dimulailah proyek pribadi Gates dengan Microsoft sebagai perusahaannya. Gates mencipta Windows dan melaunchingnya sebelum Apple memasarkan Macintosh. Saat itu, Windows lebih populer di dunia ketimbang Macintosh. Macintosh kurang merakyat dan tidak memiliki aplikasi secanggih Office. Steve Jobs keluar dari Apple.
Singkat kata, Jobs kembali ke Apple tahun 1997. Apple merangkak, banyak melakukan revisi, bahkan bekerjasama dengan musuhnya sendiri, Microsoft. Apple melakukan profit sharing dengan Microsoft. Sebagai kompensasi, Microsoft berkewajiban mengeluarkan program aplikasi Office yang kompatible dengan sistem operasi Apple Macintosh.
Pada tahun 2001, Apple mengeluarkan iPod, alat pemutar mp3 seukuran kotak rokok. iPod menggebrak dan disambut hangat oleh masyarakat dunia. Pamor Apple menanjak kembali. Tahun-tahun berikutnya Apple mengeluarkan MacBook, laptop dengan sistem operasi Mac OS X, jauh lebih baik dari Windows. Apple sudah memutar balik stereotip predikat terbaik inovator teknologi komputer. Microsoft dengan produknya Windows mulai gusar dengan keadaan ini. Belum lagi selesai bicara soal komputer, Pada Juni 2007 lalu, Apple memperkenalkan iPhone, ponsel hebat dengan tampilan total layar sentuh.
Saat ini, Apple seolah tinggal menunggu waktu saja untuk menjadi raja pasar bagi industri teknologi informasi. Faktor kesejarahan Apple dan tokoh inspiratif Steve Jobs inilah yang membuat pengguna Apple merasa memiliki sendiri perusahaan besar itu. Banyak muncul komunitas pengguna Apple di banyak negara di dunia. Mereka turut serta menjadi pilar bagi kemajuan dan perkembangan Apple. Pada WWDC (World Wide Developers Conference) Apple 2006 lalu, Apple mampu menarik pengunjung sebanyak 4.200 pengunjung dari 48 negara. Ini membuktikan bahwa pengguna Apple mampu memberikan simpati kepada perkembangan Apple.
Komputer Mac (iMac dan MacBook)
Hardware dan software yang terpasang dalam Mac saling bersinergi. Mac punya produktivitas yang lebih tinggi bila dibanding dengan PC (Sebutan untuk komputer Windows) untuk spesifikasi serupa. Mac didukung oleh wi-fi, bluetooth, infra merah dan front row remote sebagai piranti konektivitasnya. Sistem operasi Mac yakni Mac OS X punya performa yang baik. Mac hampir tidak pernah mengalami crash seperti terjadi pada Windows. Mac juga tidak membutuhkan driver bagi hardware tambahan seperti printer. Mac kebal virus. Anti virus tidak terlalu dibutuhkan pada Mac. Pengguna Mac tidak perlu lagi direpotkan dengan jadwal download update anti virus. Kita tidak akan mendapati komputer kita melakukan restart terus menerus lagi karena ulah Trojan misalnya. Masa-masa penuh kekhawatiran akan kerusakan hardware dan kehilangan data akibat virus usai sudah.
3.7 RADIO SATELIT
Sebuah radio satelit atau radio langganan adalah sebuah radio digital yang menerima sinyal yang disiarkan oleh satelit komunikasi, yang mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari sinyal radio biasa. Radio satelit berfungsi di tempat di mana ada garis pandang antara antena dengan satelit, dengan syarat tak ada rintangan besar, seperti terowongan atau gedung. Pendengar radio ini dapat mengikuti saluran tunggal tanpa melihat lokasi jangkauan.
Karena teknologi ini membutuhkan akses ke satelit komersial untuk penyebaran sinyal, jasa radio satelit adalah sebuah bisnis komersial, yang menawarkan sebuah paket saluran sebagai bagian dari jasa mereka — membutuhkan sebuah langganan dari penggunak akhir untuk mengakses saluran. Sekarang ini, penyedia radio satelit utama adalah WorldSpace (Intl.), XM Radio & Sirius (A.S.). Karena sinyalnya memiliki hak cipta dan tidak-cocok satu sama lain, maka membutuhkan perlatan khusus untuk dekoding dan pemutaran. Mereka menawarkan saluran berita, cuaca, olah raga, dan musik.
Keunggulan radio satelit
Dengan menggunakan satelit, cakupan area yang dihasilkan sistem ini jelas lebih luas daripada yang dicapai stasiun radio konvensional. Di AS, cakupan areanya dibatasi hanya untuk seluruh wilayah negaranya. Dengan begitu, pendengar yang sedang melakukan perjalanan dari suatu kota ke kota lain di AS tidak perlu lagi pindah saluran ke stasiun radio yang berbeda. Cukup sekali tune ke XM Radio, setelah itu tidak perlu diubah lagi. Pada dasarnya, sinyal radio yang dipancarkan akan selalu mengalami redaman. Semakin jauh jarak yang ditempuh, semakin lemah pula sinyalnya sehingga mengurangi kualitas audio yang diterima. Penggunaan satelit berdaya tinggi (XM Radio menggunakan satelit berdaya 500 kilowatt) dengan pancaran langsung ke Bumi akan menghasilkan sinyal radio yang layak diterima oleh pesawat penerima.
Untuk dapat menerima siaran dari satelit, antena penerima dan satelit harus berada dalam kondisi line of sight (lurus, langsung tanpa halangan). Kondisi ini tidak akan tercapai jika penerima terletak di suatu lembah atau kota penuh gedung-gedung bertingkat. Untuk mengatasinya dipasanglah stasiun pengulang (repeater) yang berfungsi sebagai perantara satelit dengan penerima. Cara ini akan mengurangi daerah-daerah blankspot.
Radio satelit adalah satu-satunya siaran radio yang menggunakan teknologi digital seutuhnya. Kelebihan-kelebihan sistem digital dengan berbagai teknologi pemrosesan dan perbaikan sinyalnya menyebabkan audio yang ditampilkan radio satelit akan setara dengan kualitas CD.Untuk memaksimalkan keunggulan pemrosesan sinyal digital, kabel fiber optic dipasang di seluruh bagian pusat siaran (broadcast centre). Dibanding kabel tembaga, fiber optic sangat tahan terhadap interferensi frekuensi radio (radio frequency interference/RFI) dan dengung (hum) yang ditimbulkan oleh perangkat-perangkat listrik.
Selain itu, dengan daya pancar satelit yang kuat akan diperoleh rasio signal to noise (S/N) lebih besar dari 40 dB. Rasio S/N sebesar itu cukup untuk menghasilkan sinyal berkualitas tinggi yang tetap bersih. Untuk menambah kebersihan sinyalnya, radio satelit mempunyai dynamic range yang lebar. Sebagai perbandingan, dynamic range radio AM adalah 30 dB, radio FM 50 dB, sedang radio satelit 90 dB. Dengan dynamic range yang lebar, suara musik orkestra yang juga mempunyai dynamic range lebar tidak perlu lagi dikompres menjadi sempit, sebagaimana yang dilakukan di radio AM dan FM. Akibatnya, suara orkestra yang kita dengar akan sebening suara aslinya.Untuk mendapat kelebihan itu dan untuk mengakomodasi 101 saluran siaran, XM Radio menggunakan bandwidth sebesar 12,5 MHz, 60 kali lipat bandwidth sebuah stasiun radio FM yang hanya sebesar 200 KHz. Dengan kelebihan-kelebihan itu, pendengar radio tidak dapat membedakan suara yang dikeluarkan oleh CD dan radio satelit.
3.8. INTERNET
Awal mulanya internet dilahirkan pada puncak perang dingin pada tahun 1969 dan digunakan untuk kepentingan militer. Sebelumnya, internet dinamakan “Arpanet”, pada tahun pertamanya Arpanet menghubungkan empat pusat komputer di universitasyang terlibat dalam riset militer untuk U.S Defense Department Advance Researche Project Agency (Badan Proyek Riset Lanjut Departemen Pertahanan Amerika Serikat). Fokus dari riset ini adalah untuk merancang suatu “internet work”.
Sepanjang tahun 1980, internet tersebar ke sebagian besar lembaga-lembaga akademik dan pusat-pusat riset di Amerika Serikat bahkan ke banyak lokasi di dunia. Pada awal dasawarsa, internet telah menghubungkan sekitar 10.000 orang di Amerika Serikat melalui jaringan 400 komputer. Menjelang akhir dasawarsa, internet telah menghubungkan beberapa juta pengguna melalui lebih dari 100 negara telah memperoleh akses melalui komputer kepada layanan berita, perpustakaan, jumlah ilmiah dan akademik, papan buletin dan database.
Adapun perkembangan dalam periode 1989 dan 1994 adalah Mosaic atau yang lebih dikenal dengan Browser dan World Wide Web atau www. Selain itu www juga dikenal sebagai wilayah kemempuan jelajah. Internet adalah information superhighway, wilayah global elektronik dimana setiap orang dapat berkomunikasi dan saling bertukar informasi siapapun diseluruh dunia.
Perkembangan Teknologi Internet
Salah satu kemajuan teknologi adalah teknologi internet. Kendala waktu dan geografis dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan antarmanusia bukan lagi sebuah persoalan. Seiring dengan berkembangnya teknologi di dunia, internet semakin memudahkan masyarakat berkomunikasi. Begitu juga di Indonesia, masuknya internet membawa angin segar didalam dunia telekomunikasi di Indonesia. Sebagai salah satu layanan telekomunikasi yang laju pertumbuhannya sangat menakjubkan, internet cukup menarik dan menyita minat banyak orang untuk berkomunikasi dengan cepat.
a. Aplikasi world wide web (www)
Aplikasi www saat ini menjadi program aplikasi yang sangat populer digunakan pada jaringan internet. Aplikasi www dikembangkan dari jaringan terestial. Setiap internet user mengakses web page (teks, grafik, suara, dll). Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, jumlah nast internet meningkat dan terus berkembang sampai sekarang. Sebagai salah satu layanan telekomuniaksi yang laju pertumbuhannya sangat cepat, internet cukup menarik perhatian network provider. World wide web adalah kumpulan dari data-data yang terhubung dengan hyperlink dan URL (Uniform Resource Locator).
b. Internet sebagai Media Komunikasi Interaktif
Dikatakan sebagai interaktif karena informasi itu serentak berkembang dan diterima serta meluas kemana saja. Interaktif tidaklah komunikasi satu arah, karena informasi diterima dan disampaikan kebanyak orang. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, kegunaan internet sangatlah penting. Disini orang-orang tanpa hambatan dan tekanan menyampaikan inspirasi serta membantu pemerintah menjalankan fungsi-fungsi kenegaraan. Bahkan bisa dikatakan internet sebagai media interaktif yang efektif digunakan di berbagai kalangan terutama pemerintah.
Seiring dengan berkembangnya teknologi ini, kini komunikasi tidak semata-mata dilakukan dengan cara konvensional. Tapi lebih dari itu komunikasi Indonesia telah menuju ke komunikasi interaktif. Inilah yang disebut sebagai second media age-era, dimana telah dikatakan bahwa alat komunikasi tidak hanya satu arah. Dari sini jelas memungkinkan semua orang untuk ikut ambil bagian dalam proses interaksi. Hal ini memungkinkan publik untuk bicara bebas dan mengkritik kinerja pemerintahan. Langkah interaktif ini menciptakan suatu konsep “Cyberdemocracy” yang telah di singgung tadi. Jelas bahwa internet semakin memudahkan manusia berinteraksi dengan sesamanya, dimanapun, dan diruang lingkup apapun.
3.9. TELECONFERENCE DAN VIDEOCONFERENCE
Teleconference merupakan sistem komunikasi jarak jauh di mana sekelompok orang (lebih dari dua orang) yang berbeda lokasi bisa saling berkomunikasi melalui media-media tertentu. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan melalui teleconference ini, seperti ngobrol, diskusi, rapat, berbagi data (misalnya data Excel yang ada di komputer A bisa diambil atau diedit dari komputer B), dan masih banyak lagi.
Ada teleconference yang bernama audio conference, di mana orang-orang tersebut bisa berbicara seperti dalam pembicaraan telepon, namun ini melibatkan lebih dari dua orang. Ada juga videoconference yang memungkinkan orang-orang tersebut saling melihat melalui layar monitor yang tersedia. Perangkat yang dibutuhkan pun tergantung dari conference apa yang dilakukan. Jika misalnya hendak melakukan audio conference saja, tentu tidak dibutuhkan perangkat monitor. Demikian seterusnya.
Video teleconference telah lama dilirik orang untuk dapat memberikan solusi untuk memfasilitasi kecenderungan mobilitas manusia yang semakin tinggi. Namun sayang, selama ini teknologi ini belum dapat dinikmati banyak orang karena mahalnya biaya implementasi dan operasionalnya. Dengan semakin canggihnya teknologi kompresi data, saat ini untuk melaksanakan teleconference semakin mudah. contohnya beamer tv. alat ini menggunakan saluran telepon PSTN (telepon rumah) sebagai media transmisinya. Beamer tv bekerja seperti modem, mengkonversikan sinyal digital menjadi sinyal analog dalam bandwidth standard PSTN, yaitu 4kHz. Dengan kapasitas bandwidth 4kHz, modem mampu menghasilkan kompresi sampai 64kbps, sementara dalam kondisi buruk, alat ini didesain untuk tetap optimal dengan kecepatan transfer data 31,3 kbps. Beamer tv menganut standard compresi video ITU-TH324, sehingga mampu menghasilkan perubahan gambar 15 fps pada kecepatan 31,3 kbps. Dengan kemampuan ini, beamer tv mampu melaksanakan video teleconference pada jaringan telepon PSTN dengan kualitas cukup baik. Meskipun tidak sebaik kualitas film vcd yang memiliki standard minimal 25 fps, namun telah cukup handal untuk menangkap dan menampilkan detail citra dalam jarak jauh. Perubahan mimik dan detail citra merupakan konsideran penting dapat dibawa oleh alat ini. Instalasinya sangat mudah, semudah memasang mesin fax.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Jadi dari penjelasan kami sebelumnya bisa dilihat bagaimana komunikasi berkembang dengan begitu pesat. Dan era komunikasi interaktif inilah yang sedang kita hadapi. Dengan teknologi komunikasi interaktif, manusia bisa berkomunikasi dengan lancar walaupun jarak memisahkan mereka. Komunikasi interaktif memungkinkan komunikan menjadi aktif dan dapat memberikan feedback terhadap informasi yang diterimanya. Interaksi timbal balik sangat terasa antar komunikator dengan komunikan. Inilah kenapa zaman modern ini dikenal sebagai masa komunikasi interaktif.
Dalam pemaparan tentang sejarah komunikasi interaktif ini dijelaskan pada kita bagaimana sekarang teknologi begitu erat dengan kehidupan kita. Kita lihat sekarang bagaimana manusia sudah tergantung dan tidak bisa terlepas dari teknologi komunikasi.
Tentunya perkembangan teknologi komunikasi tidak akan berhenti sampai di sini saja. Mungkin pada saat ini ketika kita melihat media – media komunikasi interaktif yang ada sebagai sebuah teknologi yang sangat menakjubkan, namun tidak tertutup kemungkinan pada era mendatang kita akan dihadapkan pada kemajuan teknologi yang lebih canggih.
DAFTAR PUSTAKA
Fidler, Roger. 2003. Mediamorfosis: Memahami Media Baru. Benteng Budaya:Yogyakarta.
Riyen dan Wilman R. 2006. Mengenai dan Mengatasi Kerusakan Software Handphone. PT Kawan Pustaka : Jakarta.
Goozali, Saydam, 2006. Sistem Telekomunikasi Indonesia.Alfabeta : Bandung.
Ardianto, Elvinaro, Komala Erdinaya. 2004. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Simbiosa Rekatama Media : Bandung.
Mc Quaill, Dennis. 1989. Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Erlangga : Jakarta.
Purba, Amir,dkk. 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Pustaka Bangsa Press : Medan.
Arifin, Anwar. 1988. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas.
Cangara, Hafied. 1998. Pengantar Ilmu Komunikasi. Rajawali Press Jakarta.
Mufid, Muhammad. 2005. Komunikasi dan Regulasi Penyiaran. Kencana : Jakarta.
www.usu.ac.id/jurnal komunikasi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/komputer_mikro
www.elektroindonesia.com/elektro/assi_/jan2003.html_5lk
www.wikipedia.org/wiki/satelit-32k-
http://satjournal.tcom.ohiou.edu/issue8/cur_psn8indo.html
www.sinarharapan.co.id/ekonomi/komunikasi/2005/0288/tele4.html
www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakaertikel&1111469594
www.kompas.com/kompas_cetak/0310/muda/598953.htm
www.kompas.com/kompas_cetak/0704/opini/3456187.htm-50k
www.kompas.com/kompas_cetak/0506/20/opini/1824882.htm-47k
www.kompas.com/kompas_cetak/0402/16/tekno/859599.htm-44k
www.kompas.com/kompas_cetak/0611/27/tekno/3124166.htm
www.kompas.com/kompas_cetak/0502/03/telkom/1538630.htm-43k
http://bandono.web.id/2007/06/11/makalahkomunikasi
http://supono.wordpress.com/2006/11/18/sejarah-telepon-seluler+sejarah+ponsel&hl=id
http://forum.darmajaya.ac.id/viewtopic,php?p=36&sid=07
www.x_phones.com/www/as_detail.
www.elektroindonesia.com/elektro/ut28.html
jojor.blogspot.com
Buku : Laba-Laba Media: Hidup dalam Galaksi Informasi, Menurut Pemikiran Manuel Castells. Penulis : Adeline M. Tumenggung. Pengantar : B. Herry Priyono. Penerbit : LSPP, Jakarta. Cetakan : I, 2005. Tebal buku : xiv + 70 hlm. Rating: ***** dari situs :
www.ruangbaca.com/resensi/?action=b3Blbg==&linkto=NTY=.&when=MjAwNTA5MzA=
Internet Siap Jelajah Luar Angkasa
Internet Siap Jelajah Luar Angkasa
<!––>
Seoul – Pertumbuhan jumlah pengguna internet di dunia sungguh mencengangkan. Mereka telah tumbuh sebanyak 20 kali lipat dalam satu dasawarsa ini, yakni menjadi sekitar 1,2 miliar pengguna dengan pertumbuhan server komputer dari 22,5 juta menjadi 489 juta.
Diramalkan, jumlah ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, telah disiapkan sebuah rencana untuk memperluas area cakupan internet.
Setelah puas melakukan ekspansi di bumi, internet disiapkan untuk menjelajah luar angkasa yang belum pernah tersentuh jaringan sebelumnya atau bahkan hingga merambah ke planet lain.
Vinton Cerf, vice president dan chief internet evangelist Google mengatakan, jika rencana ini terealisasi, orang dapat mengakses informasi dan melakukan percobaan di tempat yang jauh dari bumi.
“Internet dapat membawa kita ke tempat dimana belum pernah ada jaringan sebelumnya,” ujarnya dalam sebuah forum tahunan di Seoul, Korea Selatan. Saat ini, Cerf dan timnya di California tengah mempersiapkan proyek untuk menyempurnakan standar komunikasi internet di luar angkasa.
Cerf juga memprediksi, pertumbuhan pengguna internet di Asia mencapai 436 juta, Eropa 321 juta dan 233 juta di Amerika Utara. “Banyak pengguna di Asia menyarankan agar informasi yang tersaji di internet tidak hanya dalam bahasa Inggris,” ungkapnya, seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (18/10/2007).
Saat ini terdapat 4,3 miliar unique addreess di internet. Menurut Cerf yang juga menjabat sebagai chairs the board of the Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), kini telah disiapkan sebuah format baru yang dapat mengakomodasi triliunan unique address baru.
Akhir bulan ini, rencananya ICANN selaku pengelola nama domain dan alamat di internet bakal mendiskusikan perluasan jumlah karakter yang digunakan untuk nama domain internasional, seperti .com atau .net yang selama ini hanya diadopsi dari bahasa latin dan romawi.
“Diharapkan awal pertengahan 2008, akan ada kesempatan registrasi nama domain internasional dengan bahasa lain selain Latin,” tandasnya.
detik.net
Bermodal Suara Mulut, Kursor Komputer Bisa Diarahkan
Bermodal Suara Mulut, Kursor Komputer Bisa Komputer Bisa Diarahkan
Jakarta – Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Universitas Washington berhasil menemukan sebuah alat bernama Vocal Joystick. Alat ini mampu mendeteksi suara 100 kali per detik, untuk menggerakan kursor pada layar komputer.
Dengan teknologi ini, suara manusia tidak lagi sekadar untuk berkomunikasi atau bergosip dengan sesamanya, tapi juga untuk mengatur kendali atas komputer. Bagaimana caranya?
Perintah suara seperti :’ah’, ‘ee’, ‘aw’, ‘o’ serta suara lainnya melalui alat ini akan menggerakkan kursor dalam delapan arah gerakan berbeda. Cepat lambatnya gerakan kursor tergantung kuat atau lemahnya perintah suara yang diberikan. Sementara suara ‘k’ dan ‘ch’ dipakai untuk melakukan gerakan mengklik mouse. Demikian seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Minggu (14/10/2007).
“Banyak orang yang lebih suka menggunakan suara daripada menggunakan tangan dan lengan mereka,” ujar Jeffrey Bilmes, seorang profesor di Universitas Washington tentang temuan ini.
Vocal Joystick ini diklaim akan mudah digunakan karena hanya membutuhkan piranti tambahan berupa mikrofon, sebuah komputer dengan sound card standar, dan tentu saja suara manusia penggunannya.
Penelitian Vocal Joystick ini direncanakan akan terus dikembangkan sehingga akan bisa diadopsi manusia dalam skala besar. Nantinya, penelitian ini akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan berbagai macam aspek suara manusia yakni pengulangan kata, vibrasi ataupun tingkat kesengauan suara, sehingga nantinya Vocal Joystick akan makin sempurna. detiknet
iPhone siap didandani emas 24 karat
iPhone Siap Didandani Emas 24 Karat
Jakarta – Sebuah perusahaan asal Inggris, Goldstiker, siap menyambut iPhone dengan aksosoris khusus. Yaitu dengan membuat sebuah pelat emas untuk mendadaninya.
Cellular News yang dikutip detikINET, Selasa (9/10/2007), pelat khusus ini dijadwalkan bakal hadir di akhir bulan Oktober.
Goldstiker sebelumnya memang sudah cukup populer sebagai penyedia aksesoris glamor bagi perangkat genggam dan aksesoris otomotif. Produk yang mereka pilih untuk didandani, tentunya merupakan barang kelas atas.
Sebab, pembelinya juga merupakan orang-orang yang ingin mengubah perangkat miliknya berbeda dari yang lain. Yaitu dengan menambahkan aksesoris yang mempunyai nilai prestis lewat kilauan emas ataupun butiran berlian.
Beberapa model ponsel yang pernah menjadi barang polesan Goldstiker antara lain Nokia Luna, Nokia 8800, 6300, LG Prada, LG Shine serta Sony Ericsson W880i.
Belum jelas harga yang akan dibanderol untuk pelat berlapis emas 24 karat bagi iPhone ini. Namun yang pasti, sesuai dengan kepuasan dan kualitas barang yang dihasilkan harga yang ditawarkan pastinya akan lumayan tinggi.
Hi-technews.net
-
Terkini
- Kepergok Ngedit, Situs Wikipedia Diblokir
- SAP Tunjuk HP Sebagai Global Technology Partner
- Kelompok D -Selesai-
- Internet Siap Jelajah Luar Angkasa
- Bermodal Suara Mulut, Kursor Komputer Bisa Diarahkan
- iPhone siap didandani emas 24 karat
- Kelompok B -selesai-
- Kelompok G part 2
- kelompok C part 3
- Microsoft Dukung Silverlight di Linux
- Kelompok F part 3
- Kelompok I part 3
-
Taut
-
Arsip
- November 2007 (2)
- Oktober 2007 (4)
- September 2007 (27)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS