Petekaramerame’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kelompok G part 2

BAB I

PENDAHULUAN

¯ APAKAH WEBBLOG ITU?

Sebuah Weblog , Web log atau singkatnya Blog , adalah sebuah aplikasi web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan (posting) pada sebuah webpage umum. Posting-posting tersebut seringkali dimuat dalam urutan posting secara terbalik, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web semacam itu biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Istilah ini kali pertama digunakan oleh Jorn Barger pada 17 Desember 1997. Barger menggunakan istilah ‘weblog’ untuk menyebut kelompok situs web pribadi yang selalu diperkini secara terus-menerus. Situs ini juga memuat pranala-pranala ke situs-situs lain yang menarik bagi pemiliknya disertai pendapat-pendapat mereka sendiri tentang situs-situs itu.

Kata singkat ‘blog’ diciptakan oleh Peter Merholz ketika iseng-iseng ia memecah kata ‘weblog’ menjadi ‘we blog’ di blog pribadinya Peterme.com. Gurauannya ini ternyata cepat popular dan diadopsi kalangan peblog, sehingga terciptalah kata kerja baru ’to blog’ dalam bahasa Inggris yang artinya “menyunting blog seseorang, atau mengirim artikel ke sebuah blog.”

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian sampai dengan media publikasi dalam sebuah kampanye politik, program-program media dan korporasi. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif. Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere . Bila mana sebuah kumpulan gelombang aktifitas, informasi dan opini yang sangat besar mengerupsi beberapa subyek atau sangat kontroversi dalam blogoshpere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

¯ SEJARAH WEBBLOG

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Netscape . Kemudian pada Januari 1994, Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Webblog merupakan bentuk perkembangan dari website pribadi atau homepage. Secara umum, pengertian weblog adalah suatu situs yang biasanya dikelola oleh satu orang secara individual, seringkali terfokus pada suatu subjek atau topic tertentu, baik berita, catatan harian, daftar komentear atau hasil pikiran yang update secara teratur dengan susunan posting terbaru berada paling atas diikuti posting-posting sebelumnya sesuai dengan urutan kronologi waktu dan mempunyai frekuensi kunjungan oleh orang lain yang tinggi.

Hingga tahun 1998, jumlah blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.

Pada awalnya jumlah blog tidak seberapa, karena untuk membuat sebuah blog dibutuhkan pengetahuan khusus tentang pembuatan situs dan web hosting. Kemudian, pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sehingga Blogger.com muncul di dunia per-blog-an. Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, sex, olahraga, buku komik dan banyak macam-macam lagi. Blog adalah daerah kekuasan si Blogger-nya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet.

Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan,hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Tidak heran jika para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain. Munculnya beberapa penyedia jasa blog yang gratis, secara simultan telah membengkakkan jumlah para blogger yang meramaikan aktivitas di blogosphere. Adanya fasilitas pendukung (aksesori) blog seperti kotak pesan (shoutbox) dan Publish Comment sangat berpengaruh pada interaktifitas blogger di dunia blogosphere dan pada gilirannya juga mendongkrak sosialisasi penggunaan blog di seantero dunia.

Jenis-jenis blog :

Ø Blog Politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye)

Ø Personal Blog : Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat,dan perbincangan teman.

Ø Blog bertopik : Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.

Ø Blog kesehatan : Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan

Ø Blog sastra : Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).

Ø Blog perjalanan : Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.

Ø Blog riset : Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
Blog hukum : Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebutjuga dengan blawgs (Blog Laws).

Ø Blog media : Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran ataujaringan televise.

Ø Blog agama : Membahas tentang agama

Ø Blog pendidikan :Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru

Ø Blog kebersamaan : Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.

Ø Blog directory : Berisi ratusan link halaman website.

Ø Blog bisnis : Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnismereka

Ø Blog pengejawantahan : Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing

Ø Blog spam : Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)

Kamus Singkat tentang Blog

· Blog adalah suatu diary online yang dibuat melalui internet atau web oleh individu (perseorangan). Kebanyakan blog dipelihara oleh orang-orang yang hanya sedikit tahu tentang desain website atau website development.

· Blogger adalah seseorang yang mempunyai dan memelihara sebuah blog yang dibuatnya sendiri .

· Blogging adalah aktivitas meng -update sebuah blog oleh seseorang yang memelihara posting blog ( biasanya oleh orang yang tidak professional).

· Blog posting adalah informasi yang diletakkan pada sebuah blog yang secara kronologis dilakukan bersamaan dengan penambahan feature.

· Weblog adalah nama lain untuk blog . Terminologi blog dipandang lebih baik daripada weblog .

BAB II

PEMBAHASAN

¯ Media Massa

Media massa adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan sehari-hari, istilah ini sering disingkat menjadi media. Jenis media yang secara tradisional termasuk di dalam media massa adalah surat kabar, majalah, radio, televisi, dan film. Seiring dengan perkembangan teknologi dan sosial budaya, telah berkembang media-media lain yang kemudian dikelompokkan ke dalam media massa seperti internet dan tabloid.

¯ PERAN MEDIA MASSA

Peran media massa dalam kehidupan sosial, terutama dalam masyarakat modern tidak ada yang menyangkal, menurut McQuail dalam bukunya Mass Communication Theories (2000 : 66), ada enam perspektif dalam hal melihat peranmedia. Pertama, melihat media massa seabagai window on event and experience. Media dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak melihat apa yangsedang terjadi di luar sana. Atau media merupakan sarana belajar untuk mengetahui berbagai peristiwa. Kedua, media juga sering dianggap sebagai a mirror of event in society and the world, implying a faithful reflection. Cermin berbagai peristiwa yang ada dimasyarakat dan dunia, yang merefleksikan apa adanya. Karenanya para pengelolamedia sering merasa tidak “bersalah” jika isi media penuh dengan kekerasan, konflik, pornografi dan berbagai keburukan lain, karena memang menurut mereka faktanya demikian, media hanya sebagai refleksi fakta, terlepas dari suka atau tidak suka.

¯ Dampak media massa

Dampak media massa menurut para ahli komunikasi, media massa sangat berpengaruh terhadap pembentukan realitas sosial. Komunikasi massa selalu mempunyai dampak pada diri seseorang atau sekelompok orang akibat dari pesan yang disampaikan kepadanya. Dampak kognitif berhubungan dengan pemikiran, dampak emosional berhubungan dengan perasaan (senang, sedih, marah, sinis dan sebagainya). Dampak kognitif juga mencakup niat, tekad, upaya, dan usaha yang berkecenderungan diwujudkan menjadi suatu kegiatan. Media massa tidak hanya memiliki dampak langsung terhadap individu, tetapi juga mempengaruhi kebudayaan dan pengetahuan kolektif serta nilai-nilai di dalam masyarakat. Media massa menghadirkan perangkat citra, gagasan dan evaluasi yang menjadi sumber bagi audience nya untuk memilih dan menjadikan acuan bagi pelakunya.

¯ Perkembangan Media massa

Tahun 2006, dari 12 juta pengguna internet, peminat weblog di Indonesia masih sangat minim, yakni hanya 0,04 persen. Dan untuk tahun ini mungkin meningkat walaupun belum dapat dipastikan barapa persen perkembangannya. Memang, saat ini weblog menjadi salah satu tren. Dan, weblog ini menjadi alternatif baru bagi publikasi melalu internet. Bukan hanya untuk instansi, tapi juga untuk publikasi pribadi. Selain itu, weblog dapat dijadikan ‘citizen journalist’ maksunnya siapa saja bisa menjadi kontributor bagi media tertentu. Mereka bisa mengirimkan berita apa saja, seolah-olah mereka menjadi kontributor sebuah media.

Sejak 1994 hampir tidak seharipun berlalu tanpa paling sedikit satu cerita dan media utama mempropagandakan kebaikan kebaikan “ masuk online “ atau menunujukan pertumbuhan mengagumkan dari intenet dan layanan layanan konsumer online tampaknya hampir semua orang telah menjadi jalan bahwa masa depan, serta kemsyuran dan keberuntungan, bisa ditemukan dalam wilayah maya yang disebut cyber space.

Setelah lebih dari 2 dasawarsa perkembangannya lambat, maka pertukaranya surat elektronik antara para pengguna komputer akhirnya diterima dengan meluas padap pertengahan 90-an terutama untuk kkomuikasi bisnis global ragam ragam email.

Misalnya online chat dan layanan layanan papan buletin (buletin board) interaktif menjadi semakin populer dan sangat membantu pertumbuhan pertumbuhan layanan layanan konsumer online dan computer serve serta pertumbuhan pertumbuhan masyarakat cyber walau surat dan obrolan dan topik topik memakai kata kata tertulis tetapi secara fundamental merupaka perluasan dari komunikasi lisan secara tifak terstruktur yang memberi sarana kepada perorangan untuk berinteraksi secar spontan tanpa perantara eksternal dari manusia perluasan fundamental layanan layanan inernal dan konsumer online ini telah semakin memusatkan perhatian kepada komunikasi bersarana komputer (computer mediated commujication ) dan terhadap implikasi-implikasinya atas perusahaan perusahaan media yang sudah mapan ketika sekitar 50 juta orang berinteraksi dan daling tukar menukar informasi melalui jaringan (CMC) tadinya dikembangakan untuk untuk memudahkan pertukaran informasi maka kini bentuk bentuk komunikasi yang baru dan biasanya tidak terduga sebelumnya mulai bermunculan akibat pertemuan berbagai teknologi komputer dan komunikasi. Bentuk bentuk ini telah ditempatkan di dalam media cyber.

Ketika jaringan jaringan komputer menjadi semakin cepat dan semakin kuat mereka semakin mampu untuk memasukan program program yang berfungsi sperti pengganti manusia dalam teknologi cyber dimasa depan kita mungkin tidak mengetahui atau bahkan tidak peduli, apakah pribadi pribadi yang sedang kita interaksi adalah entitas digital.

¯ Blog dan Komunikasi Kita

TIDAK jarang pertemanan dimulai dari aktivitas nge-blog. Lihatlah aktivitas para Blogger. Sebagai contoh paling dekat di Indonesia. Didasari perasaan dan aktivitas yang sama (nge-blog), mereka mendirikan Blogger Family, sebuah rumah maya tempat berkumpulnya para blogger di Indonesia

Saat ini penggunaan weblog sudah terdifusi luas ke seluruh dunia dan menyentuh semua kalangan pengguna internet. Bahkan hampir setiap orang yang biasa menggunakan internet sekarang mempunyai weblog mereka sendiri. Tidak lagi harus memiliki ketrampilan dibidang web untuk bisa memiliki weblog, karena di internet saat ini ada banyak sekali layanan hosting maupun download fasilitas-fasilitas weblog, baik secara gratis maupun yang harus membayar biaya langganannya. Hal tersebut semakin memberi kemudahan dan kepraktisan bagi semua orang untuk maintain weblognya sendiri.

Berbagai komunitas profesi juga secara perlahan mulai menggandrungi dunia blogosphere sebagai alternatif komunikasi mereka. Sebut saja Rumah Singgah Dokter Muda misalnya. Blog ini merupakan blog yang sengaja didesain untuk mewadahi aktivitas para dokter muda (baik yang memiliki blog atau belum), dilengkapi dengan berbagai link fungsional seperti tempat Curhat Koass, Berita Koass dan Jurnal Kedokteran

Tidak ketinggalan fenomena munculnya blog dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan lainnya. Mereka membuat blog sebagai alternatif pengganti website mereka agar bisa mempublikasikan keputusan-keputusan dan berita seputar aktivitas keorganisasian mereka di dunia internet dan diakses oleh pihak eksternal lain.

Apa yang kita lihat atau kita alami bersama dalam dunia blogosphere saat ini, secara tidak langsung telah ikut merubah pola komunikasi massa yang selama ini kita praktekkan. Budaya menulis di blog sebagai sebuah alternatif mengkomunikasikan gagasan-gagasan dan opini tentang apa saja telah membuka cakrawala dunia komunikasi yang selama ini terbelenggu formalitas. Meski bukan bermaksud mengatakan bahwa nge-blog adalah berkomunikasi secara non-formal, karena pada saat yang sama aktivitas nge-blog juga bisa diformalkan.

Dalam perkembangannya, weblog tidak lagi hanya berupa catatan perjalanan blogger yang memuat daftar link. Weblog yang kemudian menjadi lebih banyak berisi essai, kritik terhadap pihak-pihak tertentu, laporan peristiwa yang terjadi, analisis terhadap kebijakan atau fenomena sosial, review film dan buku, puisi atau karya lainnya, bahkan tulisan tentang hal-hal keseharian yang dialami atau dirasakan blogger. Weblog kemudian juga menjadi diari online, yaitu tempat blogger menuliskan hal-hal yang sangat berkenaan dengan dirinya dan seringkali bersifat personal. Kebanyakan weblog yang ada di internet sekarang lebih berupa persilangan antara jurnal pribadi pemilik weblog dengan daftar links. Namun link-link yang ada pada weblog saat ini justru menghubungkan suatu weblog dengan weblog-weblog lainnya. Para blogger biasanya membuat link ke weblog yang sering mereka kunjungi atau weblog milik teman-teman mereka. Lalu apa yang didapatkan dari aktivitas nge-blog? Mungkin pertanyaan seperti ini mungkin muncul dari setiap pembaca. Seorang blogger, Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri. Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan. Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Dari kutipan diatas dapat kita pahami bahwa apa yang kita dapatkan dari ngeblog mungkin berbeda-beda bagi setiap orang. Di pemaparan selanjutnya mungkin akan diperjelas mengenai apa yang akan didapat dari aktivitas nge-blog.

Ada sebuah fenomena menarik yang terjadi ketika seorang blogger benar-benar tidak dapat meninggalkan aktivitas nge-blognya sedikit pun meski dia dituntut oleh pekerjaannya. Ini disebut kecanduan nge-blog, istilah kerennya “blogaholic”!
Menjadi seorang blogaholic, pada beberapa kasus, ternyata memberi sebuah jalan baru kemerdekaan untuk lebih intens berkreasi dan selalu berinovasi dalam blognya. Meski masih kontroversi dengan resiko dampak negatifnya, aktivitas ng-blog pada beberapa tempat menjadi solusi positif untuk perkembangan kepribadian seseorang, terutama yang sedari awal mengidap mental yang introvert. Nge-blog, secara perlahan, dapat mereduksi mentalitas introvert menjadi lebih terbuka (pseudo-extrovert atau extrovert).

¯ Kontradiksi Media massa

Perdebatan tentang apakah Blog dapat menggantikan media-media massa mapan masih terus berlangsung, sedang di media mapan itu sendiri setiap minggu selalu ada artikel baru yang membahas tentang Blog dan perkembangannya.Dari bentuk awalnya, Blog telah berkembang sedemikan rupa. Di Internet sekarang kita dapat menemukan PhotoBlog (Blog yang isinya photo-photo saja), AudioBlog (Blog yang isinya rekaman suara), ada Blog tentang musik, film, buku, teknologi. Blog tentang media massa, televisi. Bahkan Blog tentang Blog.Dari seluruh penjuru dunia blogger berdatangan dan memahat jalan mayanya bersama-sama di Internet. Ada kumpulan Blog Asia (http://ricebowljournals.com/),blogger Irak (http://dearraed.blogspot.com), eropa, afrika.Dan dalam berbagai bahasa Inggris, Arab, Spanyol, Indonesia, Sunda,Jawa. Blogger.com mencatat lebih dari 1500 blogger baru mendaftar di layanannya setiap hari.

Blog adalah sebuah fenomena terbaru. Blog adalah bagaimana email di tahun 90-an.Dalam waktu tidak lama lagi, teman kamu tidak hanya akan bertanya, “Alamat email kamu apa?”, tapi dia akan juga menanyakan “Alamat Blog kamu apa?”.Memiliki Blog karenanya akan jadi identitas kamu yang kamu bagi di Internet. Jika saat ini Rene Descartes bangkit dari kubur, maka ia mungkin akan berkata: Saya ngeblog, karenanya saya ada. :) Jika email adalah kotak pos kamu di Internet, maka Blog adalah gabungan dari rumah, ruang publik, buku catatan, diary dan cermin dari diri kamu sendiri di Internet.

¯ Memahami Media Komunikasi Baru

PERKEMBANGAN teknologi media komunikasi dewasa ini terasa sedemikian pesat. Bukan hanya bentuk tampilan dan jenis media yang berubah, lebih dari itu, kualitas kemudahan, kenyamanan, kecepatan, dan seterusnya dalam berkomunikasi juga mengalami sentuhan inovasi. Namun, di balik segala kemajuan teknologi tersebut, tersimpan berbagai konsekuensi bagi kehidupan manusia. Teknologi media merupakan hasil konstruksi sosial sehingga keberadaannya tidak lepas dari pengaruh kepentingan ekonomis, politik, dan sosial. Proses mediamorfosis, seperti yang diperkenalkan Roger Fidler, dimengerti sebagai transformasi media komunikasi yang timbul akibat hubungan timbal balik yang rumit antara berbagai kebutuhan, tekanan persaingan dan politik, serta berbagai inovasi sosial dan teknologi. Melalui risetnya yang sedemikian komprehensif, Fidler menelusuri jauh ke belakang, ke awal pertumbuhan teknologi media komunikasi. Lalu mengkaji fenomena teknologi di masa sekarang dan akhirnya meneropong apa yang mungkin bakal terwujud di masa depan.

Fidler menyampaikan seluruh gagasannya dimulai dengan membahas prinsip- prinsip mediamorfosis, domain- domain media komunikasi, konteks kultural mediamorfosis, mediamorfosis dalam berbagai domain, sampai dengan tinjauan masa depan komunikasi massaEkspansi yang cepat dari pilihan pilihan media dimana pertukaran informasi berada pada tataran yang lebih tinggi jelas telah menjadikan semakin penting pemahaman tentang teknologi media baru. Tetapi meski tampak bahwa aturan aturan dan ciri cirri dominant media lama mungkin tidak bias diterapkan pada mediamorfosis di abad yang akan datang. Evolusi komunikasi manusia yang telah kita ikuti memberikan dukungan besar pada asas asas mediamorfosis dan kelanjutan intervensinya walaupun asas kealngsungan hidup mengisyaratkan bahwa semua bentuk media akan selalu menyesuaikan diri dan berevolusi sebagi tanggapan trhadap kondisi kondisi yang berubah sebagai contoh perubahan wblog yang menjadi msuatu media massa adalah oleh karena perubahan taknologi yang sangat pesat.

¯ Memperhitungkan Weblog sebagai Media Baru

Makin deras deru teknologi informasi (TI), makin membebaskan siapa saja membuat media. Blog, halaman website pribadi yang awalnya hanya dianggap sebagai diari, kini mulai dianggap sebagai media baru.

Media Baru[1]

Menurut Arif yang juga seorang pengembang web, kehadiran blog sempat membuat sejumlah media massa internasional gempar. Pada tahun 1999, berbagai media sempat menyebut blog sebagai era kebangkitan web media, yakni era media massa baru setelah datangnya internet. Ketika media massa luruh ke tangan individu, dan masing-masing individu menjadi medianya sendiri, inilah kebebasan informasi itu sesungguhnya.

Pengamat sosial politik Noam Chomsky, Lawrence Lessig, profesor hukum di Stanford University yang juga kolumnis tetap majalah Wired, sampai Budi Rahardjo, dosen Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tidak tanggung-tanggung, blogger bahkan ikut dianggap sebagai jurnalis oleh keputusan pengadilan tinggi Amerika Serikat. Mereka menggolongkan blogger, yakni orang yang walaupun hanya duduk berpakaian piama di depan komputer pribadinya sebagai penulis blog mempunyai hak perlindungan yang sama dengan penulis di media cetak periodik.

Menurut kolumnis San Fransisco Gate, Roger Yim, blog adalah persilangan antara catatan diari dengan daftar link di internet. Sedangkan Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon menyimpulkan bahwa blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekadar kumpulan link tapi kurang introspektif dari skadar diari yang tersimpan di dunia maya.

Perkembangan blog selanjutnya adalah saat blogger membuat weblognya khusus untuk dinikmati orang lain. Isinya tak hanya tulisan pribadi tapi juga kadang artikel, berita, atau bahkan foto-foto hasil bidikan sendiri yang memang dibuat agar orang lain bisa ikut menyimaknya. Inilah tahap di mana sebuah weblog mulai bisa diperhitungkan sebagai media baru di samping portal berita komersial.

Tentunya para blogger harus berterima kasih pada Marc Andersen, orang pertama yang berhasil membuat blog. Pada 1993 sebelum hadirnya browser Internet Explorer (IE), Andersen menggunakan Mosaic. Namun weblog pribadi baru dimulai oleh Justin Hall pada Januari 1994. Sejak itu mulai bermunculan weblog-weblog yang mengikuti langkahnya. Bisa dikatakan saat itu blogger masih terbilang ”manusia” baru di dunia maya.

Blogger.com saat ini telah memiliki sekitar 100.000 blogger yang memanfaatkan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20 persen per bulannya. Di luar Blogger.com, ada banyak layanan lain sejenis seperti Grouksoup, Veloxinews, Edith This Page,dan banyak lagi.

Komunitas blogger di Indonesia cukup membanggakan, mengingat pengguna internet masih cukup minim. Dilihat dari sisi angka memang masih teramat kecil, tapi setidaknya mereka mempunyai keinginan cukup kuat untuk selalu mengisi blognya secara periodik.

Idban Secandri, seorang blogger sekaligus juga praktisi TI yang sempat bekerja sebagai programer di sejumlah portal kenamaan, saat ini tengah membuat pemetaan blogger Indonesia. Menurut perhitungan Idban sendiri, data untuk Indonesia tersedia sebesar 14 MB dengan jumlah lokasi sebanyak 108.714 buah. Dari perhitungan ini apabila dibandingkan dengan jumlah pengguna internet Indonesia menurut Asosiasi Penyedia Jaringan Internet Indonesia (APJII) sebanyak 12 juta, maka berarti blogger adalah 0,04 persen dari pemakai internet

Webblog adalah sebuah media baru yang masih dipandang sebelah mata di Indonesia. Boleh jadi ini disebabkan karena kurangnya masyarakat Indonesia yang mengeksplorasi weblog itu sendiri. Yang tertangkap oleh media dan masyarakat konvensional bisa jadi weblog yang memuat catatan pribadi yang bersifat subyektif. Tetapi yang sebenarnya weblog adalah sebuah media. Sebagaimana essensi dari sebuah media, penggunaan weblog ini tergantung dari pemiliknya. Weblog bisa menjadi catatan pribadi kalau pemiliknya menghendaki demikian.

Dalam dunia politik, weblog masih menjadi sarana mempengaruhi massa untuk memilih ketua partai atau bahkan presiden. Kasus Ambalat misalnya, banyak dibicarakan oleh para weblogger-weblogger Indonesia. Weblogger Indonesia pun memasang logo “Ambalat belongs to Indonesia” ciptaan Bee, seorang weblogger Indonesia, sebagai simbol kepedulian masyarakat weblog terhadap kasus Ambalat. Dan harus diakaui hal ini membuat orang-orang yang tadinya tidak berpikir sama sekali terhadap kasus Ambalat menjadi ingin tahu dan kemudian menjadi tahu serta membicarakannya di weblog masing-masing. Dan hal ini menjadi mata rantai informasi yang bisa menimbulkan kepedulian seseorang terhadap suatu masalah. Oleh karenanya kehadiran weblog tidak bisa dianggap angin lalu saja karena dampaknya benar-benar bisa menggerakkan massa. Webblog bisa juga menjadi opini penulisnya yang bisa saja ilmiah dan bisa dipertanggung jawabkan secara akademis.

Eksistensi weblog sebagi media individual yang bebas dan independen mulai terasa pada awal tahun 2002, yaitu ketika terjadinya invasi Amerika ke Irak yang mengundang kontroversi bagi seluruh bangsa di dunia. Banyak sekali pengguna internet di seluruh dunia dengan berbagai latar belakang dan keahlian mulai memanfaatkan weblog untuk mengemukakan pandangannya. Mereka kemudian saling berusaha menciptakan opini publiknya masing-masing dengan mengemukakan berbagai fakta dari sudut pandang mereka sendiri. Beberapa weblog bahkan bersitegang satu sama lain karena perbedaan pendapat dalam memandang masalah tersebut, sedangkan beberapa weblog yang lain saling berhubungan secara lebih intensif karena merasa seide dan saling menyatakan persetujuan. Fenomena tersebut memberikan perpektif baru dalam penggunaan media massa. Setiap orang berkesempatan sama dan mempunyai kebebasan untuk mengemukakan opininya berdasarkan kepentingan dan sudut pandang mereka sendiri. Para blogger tidak mempunyai kekhawatiran untuk mengekspresikan pernyataan persetujuan atau pertentangan dengan pihak lain melalui weblognya. Kontroversi yang muncul sebagai akibat dari kebebasan tersebut merupakan salah satu bentuk dari demokratisasi pers.

Selama tahun 2003, keberadaan weblog semakin menjadi perhatian oleh banyak pihak. Semakin disadari bahwa weblog sangat berpengaruh dalam merusak, menciptakan, dan memutarbalikkan berita. Banyak sekali blogger yang tiba-tiba menjadi selebritis di internet karena weblognya menjadi satu satu website favorit yang paling sering dikunjungi oleh banyak orang di seluruh dunia berkenaan dengan informasi atau opini yang disampaikannya dalam weblog. Beberapa weblog bahkan menjadi sumber berita yang lebih terpercaya dibandingkan dengan media-media yang lain. Terlebih lagi trend bermunculannya weblog-weblog perang (war blogs) pun semakin menjamur sehubungan dengan invasi amerika ke irak yang masih berlanjut. Weblog-weblog yang mengumpulkan dan menyampaikan informasi dari irak menjadi weblog terfavorit karena memperoleh jumlah pengunjung yang besar dengan daftar komentar yang sangat panjang.

Pada tahun 2004, weblog sudah semakin dikenal oleh banyak orang. Banyak sekali artikel, review di berbagai media yang mengungkap dan menelusuri fenomena blogging tersebut. Eksistensi weblog semakin dirasa penting dan hampir sejajar dengan media mainstream lainnya. Hal tersebut terbukti dengan semakin banyaknya orang dari berbagai kalangan dan kepentingan yang saat ini memanfaatkan weblog, misalnya kandidat presiden, legislatif dan konsultan politik yang menggunakan weblog untuk mengembangkan dan membentuk formasi opini secara lebih familiar, dan sebagainya. Dalam perkembangannya, weblog bahkan tidak hanya dikelola dan dimanfaatkan untuk kepentingan individual. Banyak instutusi dan organisasi yang juga diuntungkan dengan penggunaan weblog tersebut. Weblog merupakan media yang fleksibel dengan berbagai karakteristik dan keunikan tersendiri dibandingkan media yang lain. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika saat ini semakin banyak pihak yang juga turut serta memanfaatkan weblog. Terlebih lagi, tehnologi terbaru yang terus dikembangkan saat ini memungkinkan pengguna internet untuk melakukan online secara mobile, baik dengan menggunakan telepon selular maupun laptop. Tentu saja hal tersebut semakin memberikan kemudahan bagi blogger untuk selalu berdekatan dengan weblognya sehingga bisa lebih mudah mempublikasikan setiap informasi yang dimilikinya dan menjaga nilai kebaruan informasi dalam weblog tersebut.

Perkembangan webblog memunculkan berbagai masalah diantaranya perseteruan antara sebuah media konvensional (koran) dengan beberapa masyarakat pemilik media modern (weblog) sedang marak. Media massa konvensional menganggap bahwa informasi-informasi yang ada di internet masih dipertanyakan kevalidannya karena banyaknya informasi sampah yang masih banyak menggunakan anonimitas. Sedangkan masyarakat pemilik media modern mengatakan tak semua informasi yang ada di internet itu tidak valid bahkan dalam berbagai hal, weblog bisa menjadi media untuk menguji kevalidan sebuah media berita dengan menelusuri link-link yang diberikan karena biasanya sebuah weblog yang memuat opini seseorang tentang suatu masalah biasanya akan menyediakan link-link sebagai bahan rujukannya.

Bahkan, beberapa kejadian advokasi rakyat yang menarik di dunia pun diantaranya ditengarai oleh ulah para blogger melalui provokasi di blog mereka. Memang, tak bisa dinafikkan lagi, kini blog telah beranjak “dewasa”, dalam pengertian telah mendiversifikasikan peran dan fungsinya dari sekadar media komunikasi yang sangat personal menjadi media massa dengan kekuatan sangat independen.

¯ KEGUNAAN DAN KEUNTUNGAN WEBLOG

Di negara-negara maju, para professor telah menggunakan weblog sebagai media untuk mengekspresikan pemikiran dan teori-teorinya dan mengharapkan pengunjung weblognya memberikan komentar terhadap teori-teorinya. Contohnya saja Law Professor Blogs di www.lawprofessorblogs.com yang menyediakan berita-berita , opini dan sumber informasi tentang hukum bagi para edukators, dari weblog-weblog itulah muncul networking terhadap bidang yang ditekuninya.

Para pelajar di negara-negara maju juga banyak yang memanfaatkan weblog sebagai pengganti dari tugas yang ditulis diatas kertas. Weblog para pelajar ini memungkinkan para pelajar untuk menelusuri perkembangan pemikirannya sendiri dan memungkinkan mereka untuk memekirkan kembali opini-opini yang dibuatnya berdasarkan komentar-komentar yang masuk dari teman-temannya maupun dari gurunya sehingga tidak perlu memfotokopi dan membagi-bagikan tulisanya kepada orang lain untuk mendapatkan feedback karena semuanya sudah tersedia lewat weblognya.

Dan para mahasiswa di Universitas di Inggris misalnya mengatakan bahwa dengan weblog thesis mereka menjadi lebih berkualitas karena mereka mendapatkan masukan dari beberapa kalangan yang mengunjungi weblog mereka. Dan ini yang di dalam dunia pendidikan disebut sebagai manfaat peer-discussion.

Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa. Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Aktivitas lain di dunia blogosphere adalah blogwalking, sebuah aktivitas dengan mengunjungi blog yang ter-link dengan blog kita dan meninggalkan pesan di blog yang kita tuju tersebut.

Mark (2004), seorang pengajar di Universitas Toledo, di weblognya mengatakan bahwa weblog juga bisa digunakan untuk mendiskusikan tugas-tugas pada setiap mata kuliah. Ketika waktu belajar pada tiap semester sudah selesai, weblog-weblog tersebut masih terpampang di internet dan bisa dinikmati oleh para mahasiswa yang mengambil mata kuliah yang sama pada tahun berikutnya. Dan jika mahasiswa-mahasiswa tahun berikutnya juga menggunakan weblog sebagai media diskusi, maka akan terlihatlah evolusi pemikiran mahasiswa dari tahun ke tahun dalam mata kuliah yang sama dan tentu saja memungkinkan masyarakat dunia untuk bisa mengaksesnya. Dengan demikianlah bahwa weblog di dalam dunia pendidikan mempunyai fungsi sebagai catatan sejarah.

Weblog bagi para guru juga sangat bermanfaat di dalam menyusun persiapan mengajar dan memungkinkan sebagian catatan weblognya dapat diakses oleh murid-muridnya setiap saat. Dan catatan dalam weblog gurun maupun siswa dapat digunakan oleh para pengagas kurikulum sebagai dasar-dasar kurikulum bahkan evaluasi terhadap sebuah kurikulum yang sadang diterapakan di dalam sekolah.

Bagi para peneliti, weblog merupakan sumber penelitian karena para peneliti dapat mengunjungi weblog-weblog yang sesuai dengan objek penelitianya dan menuliskannya dalam sebuah weblog. Dengan weblognya itu, para peneliti bisa mengumpulkan hasil penelitiannya kepada masyarakat seluruh dunia. Dan dari interaksi antara para pemilik weblog inilah network para peneliti dan para weblogger dan para weblogger bisa terbentuk sesuai dengan minat masing-masing.

Dalam dunia komunikasi weblog bisa berfungsi sebagai tambahan berita, bahkan kontrol terhadap media-media konvensional. Link-link yang ada di weblog tersebut bisa menuntun pembaca terhadap kebenaran sebuah berita yang disajikan oleh pemilik weblog, yang mungkin bisa saja bersikap kritis terhadap pemberitaan di berita-berita konvensional.

Ada satu cara termurah dan tercepat untuk mengungkapkan secara utuh kronologi suatu kejadian, pengalaman, dan pemikiran kepada publik yaitu melalui weblog. Sedikit informasi, weblog adalah situs pribadi dan pemiliknya disebut blogger. Weblog sarana untuk mengungkapkan sudut pandang blogger kepada orang lain untuk dilihat, dimengerti, dan ditanggapi. Siapa saja dapat memasuki weblog seseorang dan membaca apa yang telah ditulis, melihat foto yang dipasang, serta multimedia dengan browser internet. Pada masa lalu weblog memang terlihat sebagai media informal dan lebih kepada catatan harian. Tapi kini weblog telah berkembang pesat menjadi media yang serius dan dikelola profesional. Internasional Association of Online Communicators – IAOC menyatakan 85% dari webblog kini ditulis oleh profesional blogger.

Lihat saja banyak kaum profesional dan orang penting di dunia yang memiliki weblog. Dari petinggi perusahaan raksasa sampai raja. Malah blog Raja Kamboja Norodom Sihanouk disajikan dalam tiga bahasa.

Sisi lain fungsi nge-blog adalah untuk menghasilkan uang. Tidak percaya? Seorang Blogger pernah mengakui, bahkan hingga saat ini, dia telah menghasilkan sejumlah uang melalui blog yang dikelolanya sendiri. Berkembangnya sistem pemasaran (marketing) melalui internet membuat blog menjadi punya nilai tawar yang cukup tinggi untuk memerankan diri sebagai tempat memasang iklan (ads publisher). Ada banyak provider adsense yang dikenal dalam dunia periklanana, khususnya di dunia Blogosphere, diantaranya Google Adsense, Adbrite, ADster, Adengage, Bidvertiser, Clicksor, Blogvertise, Banner Boxer, Chitika eMinimalis, Etiology, dan yang terbaru adalah Pheedo. Faktor kemudahan tersebut juga yang menjadi pemicu merebaknya trend blogging di internet. Weblog memberikan kesenangan bagi blogger untuk mengemukakan pikirannya tanpa kekhawatiran terhadap respon dari orang lain. Sebagaimana yang dikatakan Blood dalam websitenya.

Secara singkat dapat disimpulkan keuntungan dari penggunaan Weblog, yaitu :

  1. Melalui weblog,kita dapat memperluas hubungan teman/ kenalan hingga dapat membentuk suatu komunitas yang besar.
  2. Weblog melebihi surat elektronik (Email), karena satu posting blog yang anda bahas, dapat dibaca oleh pengunjung blog yang tak terbatas. Beda dengan email yang hanya bisa dibaca oleh orang yang kita kirimkan. Selain itu, pengunjung blog juga dengan cepat dapat memberikan respon terhadap posting blog melalui komentar yang dapat langsung dituliskan di blog tersebut.
  3. Seiring perkembangan weblog dari waktu ke waktu, pengertian weblog juga akan berkembang seiring dengan ide – ide dan kemauan para Blogger.

¯ Faktor-Faktor Penghambat Webblog Menjadi Media Massa Komersil

Anonimitas memang salah satu kelemahan di dalam dunia internet, tetapi siapapun penulisnya kalau memang apa yang dikatakannya menuntut ke sebuah opini, tentu tidak bisa diabaikan begitu saja. Pengadilan bisa dibawa-bawa untuk menyelesaikan masalah ini. Tetapi biasanya weblog yang berisi informasi dapat dipertanggungjawabkan mencantumkan nama pemiliknya dengan jelas.

Dalam dunia komputer data adalah informasi. Informasi adalah ilmu dan ilmu adalah kekuatan. Mashala Mcluhan dalam bukunya yang berjudul “ The Medium is The Message” mengatakan bahwa keberadaan waktu telah berakhir, keberadaan ruang sudah musnah. Kita sekarang ini hidup di desa global yang berjalan cepat dimana sebuah informasi baru dapat digantikan oleh informasi yang lebih baru lagi dalam sekejap. Jadi jelaslah kita tidak bisa membendung datangnya informasi ke media apapun. Manusia dibekali kemampuan untuk berpikir dan menyeleksi mana berita yang termasuk noise (sampah) dan mana berita yang bersifat informatif. Weblog, mailinglist friendster dan bermacam media-media lainya adalah alat untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan sebagai mana koran, radio dan televisi. Bisa jadi berita yang bagi orang lain merupakan “noise”, bagi kita merupakan informasi berharga dan yang bagi orang lain berita merupakan bagi kita adalah sampah. Sebagai contoh seorang direktur perusahaan yang sudah matang tentu akan menganggap iklan lowongan kerja merupakan sampah tetapi bagi para sarjana yang baru saja lulus kuliah, lowongan kerja merupakan informasi yang sangat berguna.

Isi dari informasi itu sendiri adalah subjektif tergantung dari pengunaannya. Bahkan media konvensional seperti koran dan radio bisa ditunggangi kepentingan politik dan kepentingan lain dari pemiliknya demikian juga weblog. Kualitas sebuah weblog tergantung dari pemikiran pemiliknya. Informasi yang ada didalamnya boleh jadi tak butuhkan oleh seseorang tetapi boleh jadi dibutuhkan bagi orang lain. Sekali lagi, manusia adalah subjek dari segala media sehingga media adalah sebuah alat yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Saling menyalahkan dan meremehkan media hanya akan mempersempit diri sendiri dalam mengeksplorasi informasi yang ada di dunia global. Cara yang terbaik adalah mengambil informasi yang kita butuhkan dan mengabaikan informasi yang tidak dibutuhkan dari media apapun. Dan menjadikan media-media yang ada baik yang konvensional maupun yang lama menjadi media yang saling melengkapi.

Penghambat yang lain adalah belum adanya undang-undang tertulis yang mengatur tentang penggunaan webblog ini. Sehingga sering terjadi konflik yang melibatkan para bloger. Bandingkan dengan Nila Tanzil yang pada akhirnya dibebastugaskan lantaran tekanan pemerintah Malaysia terhadap SCTV. Di sini terlihat ada konflik orientasi antara peblog yang terbuka (Nila Tanzil) dengan SCTV sebagai korporasi yang ingin memastikan bahwa pemasukannya dari klien berjalan tetap lancar di masa depan. Pada media massa konvensional bermodelkan korporasi, logika bisnis adalah ideologi utama, sedangkan Nila Tanzil sebagai pekerja berada di bawah tekanan itu. Kasus Nila ini disebabkan karena kritiknya terhadap pemerintah Malaysia. Di sisi lain, perkembangan blog yang mampu menerabas batasan-batasan struktur jurnalisme tradisional (modal, pendidikan, keahlian, kesempatan, peluang) memunculkan pertanyaan baru. Pertama, sampai sejauh mana para peblog mampu mempertanggungjawabkan fakta dan tafsiran fakta yang ia perlihatkan dalam blognya. Kedua, apakah seorang peblog yang menjalankan aktivitas jurnalisme warga, diperlakukan sama dengan seorang civic journalist yang melakukan kerja jurnalistik tradisional? Apakah aturan-aturan hukum (misalnya Undang-undang Pers) juga berlaku kepada dirinya?

Proses perkembangan webbog menjadi media massa komersi di Indonesia sudah tampak sejak beberapa tahun belakangan ini. Selain dari keterangan diatas, ada beberapa artikel yang dimuat oleh beberapa surat kabar. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Trend Webblog[2]

SURABAYA – Tahun lalu, dari 12 juta pengguna internet, peminat weblog di Indonesia masih sangat minim, yakni hanya 0,04 persen. Hal ini diungkapkan Lendy Widayana, salah seorang pemateri dalam workshop Selling Self with Weblog yang dilaksanakan di Telkom Surabaya Barat, Jl Margoyoso kemarin.Memang, saat ini weblog menjadi salah satu tren. Dan, weblog ini menjadi alternatif baru bagi publikasi melalu internet. Bukan hanya untuk instansi, tapi juga untuk publikasi pribadi. Selain itu, weblog dapat dijadikan citizen journalist. Maksudnya, siapa saja bisa menjadi kontributor bagi media tertentu. “Mereka bisa mengirimkan berita apa saja, seolah-olah mereka menjadi kontributor sebuah media,” papar Lendy yang juga praktisi dan konsultan IT ini. Lokakarya itu diikuti sekitar 30 peserta. Mereka bukan hanya para mahasiswa, tapi juga siswa dan masyarakat umum. Ada juga peserta yang telah berusia 45 tahun, masih semangat mengikuti workshop itu. Dia adalah Widodo Basuki, wirausahawan di bidang properti. Tujuannya mengikuti lokakarya tidak lain untuk mengembangkan usahanya. “Dengan menggunakan weblog, kita tidak perlu lagi repot-repot membuat website. Weblog bisa menjadi alternatif,” ujar Widodo. Peserta lain adalah siswa SMA. Dia dari pondok pesantren Mahad Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat, bernama Haikal Bahanan. Kegiatan tersebut tidak lain untuk mengisi kekosongan waktu menjelang ujian SPMB Juli mendatang Sebelumnya juga diadakan seminar dengan tema yang sama. Melalui kegiatan ini, peserta diberi pelajaran mengenai besarnya manfaat internet untuk peningkatan kualitas diri. “Dengan weblog yang punya nilai jual, generasi muda tidak akan selalu bergantung pada iklan lowongan pekerjaan,” kata Communication Manager Telkom Divre V Jatim Djadi Soegiarto. (rth)

Menjual Diri Lewat Weblog[3]

SURABAYA- Sementara itu, guna mendukung generasi muda menyiapkan diri memasuki dunia kerja, Telkom Divre V Jatim menggelar seminar dan workshop “Menjual Diri Lewat Weblog” di kantor Telkom Margoyoso Surabaya, Sabtu.Kegiatan yang dibuka Deputy Executive General Manager Telkom Divre V Jatim, Husni Thamrin itu, diikuti 90 peserta dan dibagi dalam dua sesi itu, menghadirkan pembicara Lendy Widayana, praktisi yang juga konsultan teknologi informasi (IT) dan mantan Direktur Ciputra Cyber Institute.

“Telkom Jatim sangat konsen dan peduli untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia,” kata Husni Thamrin sebagaimana dikutip di Antara seusai membuka acara yang diselenggarakan pukul 08.00-12.00 WIB dan 13.30-17.30 WIB tersebut. Materi seminar dan workshop adalah masalah internet, khususnya dasar-dasar membuat weblog yang kini menjadi tren baru di dunia maya.Dengan mempunyai weblog yang mempunyai nilai jual, generasi muda tidak akan tergantung pada iklan lowongan kerja. Tapi dapat “menjual diri” melalui weblog. Weblog atau blog adalah istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diperbarui (update) secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang dianggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. (Sadono)

Workshop Webblog[4]

SURABAYA- Workshop WeblogPersiapkan Generasi Muda Rambah Dunia Kerja Untuk mempersiapkan generasi muda yang siap mandiri dalam merambah dunia kerja, Telkom Jawa Timur menggelar seminar dan workshop “Menjual Diri Lewat Weblog.” Ini merupakan consern Telkom Jawa Timur dan kepeduliannya untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia. Seminar dan workshop ini dilaksanakan di Kantor Telkom Surabaya Barat Jl. Margoyoso Surabaya. Karena banyaknya peserta yakni sekitar 90 orang maka kegiatan ini dibagi dalam 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 12.00 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 13.30 dan berakhir pukul 17.30 WIB. HUSNI TAMRIN Deputy Executive General Manager Telkom Divre V Jawa Timur kepada suarasurabaya.net disela-sela membuka workshop “Menjual Diri Lewat Weblog” ini mengatakan, weblog hanyalah salah satu manfaat yang bisa diambil dari internet.“Telkom sangat consern untuk mengedukasi generasi muda dan komunitas-komunitas dalam masyarakat untuk merasakan besarnya manfaat internet,” paparnya.Materi yang diberikan dalam workshop ini sedang dinantikan oleh kebanyakan generasi muda karena merupakan trend baru di internet.“Dengan mempunyai weblog yang mempunyai nilai jual, generasi muda tidak akan tergantung pada iklan lowongan pekerjaan,” tambahkan DJADI SOEGIARTO Communication Manager Telkom Divre V Jawa Timur.Workshop yang digelar Telkom Divre V Jatim dan didukung oleh Suara Surabaya Media ini menghadirkan pembicara LENDY WIDAYANA praktisi dan konsultan IT yang juga mantan Direktur Ciputra Cyber Institute. LENDY waktu ditemui suarasurabaya.net mengatakan, ilmu yang ia berikan pada peserta, masih dasar-dasarnya bagaimana membuat weblog dan pengisiannya. Belum sampai pada content-nya secara mendetil. “Paling tidak kalau sudah tahu cara membuat dan mengisi weblog, paling tidak mereka bisa mengekspos diri masing-masing supaya diperhitungkan orang,” ujarnya.

Webblog suatu kekuatan publikasi[5]

SURABAYA- Weblog jadi satu kekuatan baru untuk publikasi di internet, kata LENDY WIDAYANA Praktisi dan Konsultan Information Technology (IT). Disela-sela jadi pembicara workshop “Menjual Diri Lewat Weblog” yang digelar Telkom, Sabtu (10/06) LENDY pada suara surabaya.net mengatakan, awalnya weblog banyak dimanfaatkan sebagai diary, tapi dalam perkembangannya dijadikan sarana publikasi pribadi.Kata LENDY, data hingga Desember 2005 dari 12 juta pengguna internet di Indonesia, baru 0,04 persen yang memanfaatkan fasilitas weblog ini. “Tapi dalam perkembangannya dari bulan ke bulan terjadi peningkatan yang luar biasa mencapai 10 persen. Terutama para mahasiswa dan pelajar banyak yang membuat weblog pribadi,” paparnya.Ini terbukti dari pengakuan MAHFUD mahasiswa F-MIPA Unibraw Malang, satu diantara peserta workshop waktu ditemui suarasurabaya.net mengatakan, ia tertarik ikut workshop dengan tujuan ingin membuat weblog untuk mempublikasikan dirinya, tanpa harus susah-susah beriklan di media massa. Begitu juga pengakuan HAIKAL BAHANAN pelajar yang baru lulus SMA di Ponpes Mhar Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat yang juga jadi peserta worshop weblog. Menurutnya mengetahui dasar-dasar pembuatan weblog sangat penting, karena ia sendiri akan memanfaatkan weblog untuk menjaring komunitas di bidang animasi. Tidak ketinggalan dengan WIDODO BASUKI, pria berusia 45 tahun yang profesinya sebagai konsultan bidang properti ini akan memanfaatkan weblog sebagai sarana publikasi usahanya. “Kalau buat website seperti company profile itu kan sulit dan mahal biayanya, saya mau coba pakai weblog yang lebih gampang dan murah ini,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, untuk mempersiapkan generasi muda yang siap mandiri dalam merambah dunia kerja, Telkom Jawa Timur menggelar seminar dan workshop “Menjual Diri Lewat Weblog.” Kegiatan ini diikuti 90 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa dan profesional. Acara dilaksanakan di kantor Telkom Surabaya Barat didukung Suara Surabaya Media.

BAB III

KESIMPULAN

Weblog Menjadi Media Massa

Ada suatu cara termurah dan tercepat untuk mengungkapkan secara utuh kronologi suatu kejadian, pengalaman, dan pemikiran kepada publik yaitu melalui Weblog. Weblog sarana untuk mengungkapkan sudut pandang blogger kepada orang lain untuk dilihat, dimengerti, dan ditanggapi. Siapa saja dapat memasuki weblog seseorang dan membaca apa yang telah ditulis, melihat foto yang dipasang, serta multimedia dengan browser internet.

Pada masa lalu weblog memang terlihat sebagai media informal dan lebih kepada catatan harian. Tapi kini weblog telah berkembang pesat menjadi media yang serius dan dikelola profesional. IAOC (International Association of Online Communicators) menyatakan 85% dari weblog kini ditulis oleh profesional blogger.

Budi Putra, Redaktur IT Majalah Tempo dan kolumnis Cnet Asia menilai blog menjadikan orang dari nobody menjadi somebody. Sedangkan Wimar Witoelar berpendapat adanya blog membuat setiap orang mempunyai panggung sendiri-sendiri. Dalam diskusi Internal InterMatrix dengan top blogger Indonesia Budi Putra yang juga Manajer Konten Tempo Interaktif bertutur sebelum ada blog orang agak susah memunculkan tulisannya di media massa. Misalanya, jika orang yang belum terkenal mengirim artikel ke koran maka belum tentu redaksinya sempat membaca atau kalaupun sempat, banyak pertimbangan, mengganggu pemasangan iklan dan sebagainya. Jadi ide-ide dan pemikiran cemerlang tidak muncul.

Adanya blog membuat kita bisa memasang tulisan kita tanpa harus mempunyai gelar PhD dahulu. Siapa saja yang bisa menulis dapat memuat ide dan pandangannya di blog tanpa dibatasi oleh mazhab apakah sosialis, komunis, atau liberal. Lewat blog kita juga dapat mendebat siapa saja termasuk Bill Gates.

Kalau kita prediksikan blog akan menjadi media utama pada masa depan. Karena orang akan jenuh dengan media cetak pada saat ini. Selain itu banyak berita dan foto yang tidak dimuat di koran atau majalah. Contohnya, sewaktu mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad disiram dengan air, berita terutama foto tersebut lebih dahulu ada di blog. Jadi keberadaan blog sangat membantu citizen journalism. Setiap orang dapat menyebarkan berita dengan cepat dan luas lewat blog. Apalagi dengan adanya metode RSS, kita bisa dengan mudah mengambil content blog orang lain juga.

Bisa dibilang saat ini posisi blog adalah “Kuda Hitam” bagi media mainsrtream. Karena orang akan bisa jenuh dengan kepentingan media yang sudah ada. Berbeda dengan blog, setiap orang bisa menulis. Sifatanya juga lebih human interest dibandingkan dengan berita-berita di media cetak pada umumnya. Penggunaan weblog telah memberikan perspektif baru dalam kegiatan jurnalisme media massa. Independensinya dari faktor eksternal, kesetaraan aksenya yang memungkinkan semua orang mendapatkan saluran penyampaian pikiran dan aspirasinya; kebebasan isinya yang bisa digunakan untuk mempublikasikan beragam informasi dengan berbagai motif dan kepentingan personal di baliknya; dan sentuhan personal yang diberikan blogger dalam setiap pemberitaan, membuat weblog menjadi media yang dapat merealisasikan konsep jurnalisme akar rumput (grassroot journalism) dan memfasilitasi terwujudnya desentralisasi informasi.

Pendek kata, boleh dibilang blog adalah bentuk baru media massa masa depan yang takterbendung. Di masa depan, menulis blog bakal menjadi kebiasaan sehari-hari setiap warga pada masyarakat demokratis. Ia pun akan menjadi ciri masyarakat madani yang mapan. Di masa depan pula, jurnalisme bakal menjadi pelajaran wajib bagi anak-anak sekolah dasar, sehingga membuat blog dengan kualitas jurnalisme bermutu menjadi standar yang umum.


[1] Harian Umum Sinar Harapan

[2] Jawa Pos, 11 Juni 2006

[3] Suara Karya, 12 Juni 2006

[4] SuaraSurabaya.Net, 10 Juni 2006

[5] SuaraSurabaya.net10 Juni 2006

September 24, 2007 - Ditulis oleh petekaramerame | teknologi | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar